Telegram Bakal Diblokir, Fadli Zon: “Panci Juga Dilarang, Dong!”

Sabtu, 15 Juli 2017 15:01

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, menyentil keputusan pemerintah yang akan memblokir Telegram dengan alasan membahayakan keamanan negara karena diduga digunakan untuk kegiatan teroris.Dengan nada sarkas, Fadli menyarankan agar pemerintah juga melarang produksi panci karena kerap kali digunakan teroris.”Telegram dihapus karena pernah dipakai teroris. Menurut saya kalau begitu panci juga dilarang, dong! Logikanya ini sangat menyedihkan. Ini kemunduran dalam kualitas demokrasi,” sindir Fadli dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta, Sabtu (15/7/2017).Suara berbeda diutarakan Presiden Direktur dan CEO Indosat, Alexander Rusli. Pihaknya mendukung rencana pemerintah lewat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk memblokir Telegram.”Kami mendukung langkah pemerintah untuk mengurangi terorisme,” ujar Alexander kepada JawaPos.com (FAJAR Group), Sabtu (15/7).Menurutnya, saat ini Indosat sedang menunggu arahan dari Kemenkominfo untuk melakukan pemblokiran pada aplikasi.”Kalau yang website kan sudah. Kominfo tidak perlu minta tolong operator, sudah efektif. Kalau aplikasi kami tunggu guidance detail Kominfo,” terangnya.Ia menambahkan, pemblokiran Telegram tidak akan menjadi masalah. Pemblokiran sama sekali tidak mempengaruhi traffic Indosat.Seperti diketahui, keamanan privasi aplikasi Telegram diduga menjadi alasan teroris gemar menggunakannya. Komunikasi berbagai aksi terorisme lancar dijalankan menggunakan Telegram.Keunggulan Telegram dalam hal privasi dan sekuriti membuatnya berhasil merengkuh hingga 100 juta pengguna pada tahun lalu.

Komentar


VIDEO TERKINI