Penetapan Tersangka Setya Novanto Sudah Disetujui Sejak Sebelum Lebaran

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Lika-liku mengenai nasib Ketua DPR Setyo Novanto dalam sengkarut kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP akhirnya terjawab sudah. Setelah sekian kali lolos dari jeratan hukum, Setya Novanto akhirnya resmi ditetapkan tersangka oleh KPK. ''Setelah mencermati fakta persidangan kedua terdakwa Irman dan Sugiharto dalam kasus e-KTP, KPK menemukan bukti permulaaan yang cukup seorang lagi sebagai tersangka. KPK Menetapkan saudara SN (Setya Novanto), '' terang Ketua KPK Agus Raharjo, dalam konferensi pers di kantornya Senin (17/7) petang. Berdasarkan informasi yang dihimpun JawaPos.com, kesepakatan untuk menaikkan status hukum petinggi Partai Golkar ini dilakukan sebelum Hari Raya Idul Fitri kemarin.’’Untuk ekspose (gelar perkara) terakhir Rabu (21/6) pagi. Penyidik paparkan materi ke pimpinan dan pimpinan akhirnya setuju menaikkan status hukum yang bersangkutan menjadi tersangka, ‘’ tutur sumber internal KPK kepada JawaPos.com, Kamis (6/7). Dalam gelar perkara tersebut, selain dihadiri penyidik dan pimpinan, juga turut dihadiri sejumlah pejabat teras KPK di Deputi Penindakan. Mereka saling beradu argumentasi perihal pendapatnya, terkait penetapan Setnov sebagai tersangka, sebelum akhirnya keputusan bulat diambil. Akhirnya setelah kesepakatan tercapai dibuatlah surat Laporan Kejadian Tindak Pidana Korupsi (LKTPK), sebelum Sprindik dikeluarkan. Surat perintah penyidikan (Sprindik) sendiri baru ditanda tangani usai lebaran, karena menunggu momentum yang tepat untuk mengumumkan politikus partai berlambang beringin tersebut sebagai tersangka.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan