Ini Alasan Kuat Yusril Gugat Perppu Ormas

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang diwakili ahli hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, mendaftarkan gugatannya terhadap Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas di Mahkamah Konstitusi (MK), kemarin (18/7/2017). Yusril didampingi Juru Bicara HTI, Ismail Yusanto, saat mendaftarkan gugatan terhadap perppu yang ditandatngani presiden pada 10 Juli lalu tersebut. Turut pula menjadi pemohon uji materi adalah perwakilan sejumlah ormas Islam. Yusril mengungkapkan, ada beberapa aspek dari perppu Ormas tersebut yang bertentangan dengan konstitusi. Pertama, lahirnya perppu tersebut yang hanya didasarkan pada tujuan sesaat, yakni upaya pemerintah membubarkan HTI. Menurutnya, sebuah peraturan seharusnya berlaku umum. Sedangkan Perppu Ormas lebih bersifak spesifik. “Makanya publik menilai ini adalah Perppu untuk membubatkan HTI,” katanya. Kedua, pemerintah tidak memiliki cukup alasan untuk menerbitkan perppu saat ini yang minimal harus ada tiga alasan untuk presiden mengeluarkan Perppu sebagaimana putusan MK pada 2009. Perppu dikeluarkan jika terjadi sebuah kegentingan di dalam negeri yang memerlukan respons cepat pemerintah, sementara undang-undang (UU) yang mengatur belum ada. Kedua, UU sudah ada namun tidak memadai untuk dijadikan dasar tindakan oleh pemerintah. Kondisi ketiga adalah saat kondisi sudah mendesak, sementara langkah pengajuan Rancangan UU ke DPR dipandang akan memakan waktu lama. Sementara kerusakan sudah parah, pemerintah mengeluarkan Perppu yang setingkat dengan UU.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan