Bupati Takalar Ditetapkan Tersangka Kasus Lahan Pemukiman Transmigrasi

  • Bagikan
Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin
FAJAR.CO.ID, TAKALAR -- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar pada akhirnya menetapkan Bupati Takalar, Burhanudin Baharuddin, sebagai tersangka kasus penjualan lahan pemukiman transmigrasi Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang. Surat penetapan tersangka tersebut dikeluarkan pada Kamis (20/7/2017). "Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan dari penanganan perkara yang saat ini sudah dalam tahap persidangan," terang Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sulselbar, Tugas Utoto, kepada awak media. [caption id="attachment_4672" align="aligncenter" width="300"] Asisten Pidana Khusus (Aspidsus), Tugas Utoto, didamping Kasipenkum Kejati, Salahuddin, saat menyampaikan tersangka baru kasus lahan negara di Laikang, Takalar.[/caption] Burhanuddin ditetapkan tersangka setelah Kejati beberapa kali melakukan pemeriksaan terkait penjualan tanah negara yang merugikan negara senilai Rp17,3 miliar tersebut. Dalam perkara tersebut, kata Tugas Utoto, tersangka kapasitasnya sebagai bupati telah menyalahgunakan kewenangannya dengan mengeluarkan izin prinsip kepada PT Karya Insan Cirebon untuk zona industri tertanggal 15 Oktober 2015, di Desa Laikang dan Punaga yang merupakan lokasi pencadangan transmigrasi. (fo/pojok/fajar)  
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan