“Pak Ogah” Akan Diberi Seragam dan Gaji UMR DKI

Sabtu, 22 Juli 2017 - 11:42 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Warga pengatur lalu lintas yang disebut “Pak Ogah” akan digandeng Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Hal ini untuk menertibkan dan memaksimalkan peran mereka mengurangi kemacetan di DKI Jakarta.

Pihaknya akan membekali Pak Ogah dengan rompi khusus dan peralatan yang menunjang pekerjaan mereka. Polisi pun menamakan Pak Ogah dengan sebutan Tim Supeltas.

“Supeltas itu sukarelawan pengatur lalu lintas. Itu program yang akan dibicarakan. Nanti dia akan pakai seragam,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagarra, saat dihubungi, Sabtu (22/7/2017).

Mengenai anggaran, kata Halim, akan dibicarakan dengan Pemprov DKI melalui dana Company Social Responsibility (CSR) dari beberapa perusahaan. Dia memastikan, tim Supeltas digaji sesuai upah minimum regional DKI Jakarta.

Halim mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan upah kepada tim Supeltas jika sudah diresmikan. Di sisi lain, dia menegaskan tim Supeltas agar tidak memungut uang dari pengendara.

“Selain itu, memberdayakan Pak Ogah ini juga membantu mengurangi pengangguran di Jakarta,” jelasnya. (mg4/jpnn)