Sebelum Putusan RUU Pemilu, Empat Pimpinan Partai Ini Bertemu.. Gerindra Optimis di Pilpres 2019

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Partai Gerindra terus menjalin silaturahmi dengan tiga Partai politik yang menolak RUU Pemilu, yakni PKS, PAN dan Demokrat saat rapat paripurna pada, kamis (20/7) lalu. Melihat kecocokan itu, Partai Gerindra langsung membuka peluang berkoalisi di Pemilu serentak 2019 mendatang. Menurut Partai Gerindra, sikap sikap mereka selaras ketika memutuskan bahwa ambang batas presiden 20-25 persen, di mana keempat partai tersebut tak setuju. "Kalau Gerindra kan itung-itungannya kalau berkoalisi dengan PKS cukup, Gerindra dengan PAN cukup. Gerindra dengan Demokrat apalagi. Kalau berempat berkoalisi lebih kuat lagi, kan begitu," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/7). Tentunya mereka akan berkomunikasi dengan partai-partai tersebut guna mengabulkan koalisi tersebut. "Kita kan pasti harus berkomunikasi, bersilaturahmi, dan harus mau berkoalisi misalnya ke depan," tegasnya. Khusus dengan Partai Demokrat yang sebelumnya memilih 'nonblok' pada 2014, Fadli mengatakan bahwa Gerindra sudah lama bersilaturahmi dengan tokoh-tokohnya. Bahkan bisa dilihat ketika sehari sebelum pengambilan keputusan RUU Pemilu dalam rapat paripurna Kamis (20/7). "Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan dan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan hadir di rumah Prabowo Suboanto bersama Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketum PKS Sohibul Iman guna membahas RUU Pemilu itu," ujar dia. Karena itu, Fadli Zon meyakini kempat partai akan bersatu di Pemilu serentak 2019 mendatang. "Kita pasti berkoalisi," pungkasnya. (Fajar/jpg)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan