Wacana Paket RMS-NA Makin Kencang, Ini Tanggapan Tanribali Lamo

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Wacana paket pasangan Pilgub Sulsel 2019 antara Nurdin Abdullah (NA) dan Rusdi Masse (RMS) makin kencang berembus. Dua bupati yang sudah bertugas selama dua periode di Bantaeng dan Sidrap ini bahkan disebut-sebut akan tampil sebagai kuda hitam. Lantas, apa tanggapan Ahmad Tanribali Lamo tentang hal ini? Mengingat Tanribali jauh-jauh hari sebelumnya digadang-gadang bakal mendampingi NA. Tanribali mengaku sudah mendengar kabar wacana paket RMS-NA, namun ia masih yakin komitmennya yang telah terbangun dengan NA akan tetap berjalan. "Iye, itu baru wacana. Tapi kami yakin dengan komitmen kita masing-masing," tulis mantan Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel yang akrab disebut TBL via WhatsApp, Senin (24/7/2017). Bergulirnya wacana paket RMS-NA atau NA-RMS mencuat setelah adanya keinginan dari sejumlah elite Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem. Selaku Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sulsel, RMS hendak didorong untuk tetap menjadi peserta pada Pilgub Sulsel mendatang, setelah peluangnya mendampingi Ichsan Yasin Limpo (IYL) dikabarkan sudah tertutup. Dosen politik dari Unibos 45, Arief Wicaksono, mengakui wacana paket RMS-NA ini sebagai hal yang seksi, apalagi setelah DPP NasDem mencabut kewenangan RMS untuk menentukan cagub yang akan didukung NasDem Sulsel pada pilgub. "Saya sudah mencermati dan mengambil kesimpulan sementara, bahwa masalah RMS ini memang akan ada pada struktural partainya. Karena secara kultural sudah terlanjur dekat dengan salah satu calon. Nah, kondisi yang sudah agak leluasa inilah yang akan membuat DPP bisa memberi arah kepada RMS, apakah dia maju 01 atau 02, dengan figur-figur lain yang sudah kuat dan bulat untuk maju. Termasuk dengan NA," ujar Arief.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan