Kepada Bupati Polman, “Kenapa Kami Dilarang Berbikini di Laut?” – FAJAR –
Sulbar

Kepada Bupati Polman, “Kenapa Kami Dilarang Berbikini di Laut?”

WISATAWAN PESERTA PRA PIFAF DI POLMAN. (Foto: Parepos/FAJAR Group)

FAJAR.CO.ID, POLMAN — Pertanyaan ini diucapkan langsung wisatawan asal Portugis di hadapan Bupati Polewali Mandar (Polman), Andi Ibrahim Masdar, dalam acara stadium general di Gedung BKDD, Polman, Sulawesi Barat, belum lama ini.

Why we can not bikini in the sea? (kenapa kami dilarang berbikini di laut),” tanya Sofia Begonha Morgado, seorang wisatawan peserta Pra PIFAF dari Portugal.

Sontak, pertanyaan dari mahasiswi asing yang tergabung dalam organisasi AIESEC itu mengundang perhatian hadirin.

Dengan santai, bupati menjawab bahwa dengan sendirinya Polewali Mandar akan menyesuaikan diri dengan keinginan para wisatawan mancanegara yang memiliki budaya berbikini ketika sedang mandi di pantai. Namun, untuk saat ini memang hal itu masih belum dibolehkan, karena menyesuaikan keadaan dan budaya masyarakat setempat.

“Saat ini belum, tetapi seiring waktu berjalan akan seperti itu juga,” kata bupati.

Menurut Bupati, destinasi wisata seperti itu akan ditentukan tempatnya seperti yang ada di pantai pasir putih Pulau Gusung Toraja di Kecamatan Binuang. Di pulau itu tidak terdapat pemukiman penduduk, dan orang yang datang di sana khusus untuk berwisata. (wal/parepos/fajar)

 

loading...

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!