Polisi Ancam Penjara Lima Tahun bagi Tersangka Kasus PT IBU


FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kasus penggerebekan beras milik PT Indo Beras Unggul (IBU) naik ke tahap penyidikan. PT IBU yang memproduksi beras merek Maknyuss dan Cap Ayam Jago diduga melanggar tiga pasal sekaligus.Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komjen Ari Dono Sukmanto mengklaim, pihaknya telah menemukan dua alat bukti yang bisa menaikan kasus PT IBU naik ke dalam penyidikan.”Polisi sudah temukan dua alat bukti, dan ada peristiwa yang diduga pidana,” ujar Ari Dono saat ditemui di Kantor Ombudsman, Rasuna Said, Jakarta, Kamis (27/7/2017).Oleh sebab itu, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan gelar perkara, sehingga bisa menetapkan tersangka dalam kasus ini. Kendati demikian, dinaikannya ke tahap penyidikan ini belum ada tersangka yang ditetapkan.”Siapa yang bertanggung jawab nanti diketahui setelah gelar perkara,” katanya.Saat ini ungkap Ari Dono, nantinya pihak yang akan bertanggung jawab terancam dengan Pasal 8 UU Perlindungan Konsumen, Pasal 141 UU Pangan dan Pasal 382 BIS KUHP tentang Perbuatan Curang. Di mana dalam pasal tersebut, tersangka terancam hukuman 5 tahun penjara.”Jadi memang terancam tiga pasal,” pungkasnya.Sekadar informasi Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memimpin langsung penggerebekan penimbunan beras yang dilakukan oleh PT IBU. Sebanyak 1.161 ton beras telah disita.Pabrik itu diketahui berlokasi di Jalan Rengas KM 60 Kecamatan Kedung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam sidak itu Tito juga didampingi oleh Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar