Putra Bungsu Kadisdik Maros Gantung Diri Setelah “Video Call” dengan Pacar

Kamis, 27 Juli 2017 - 20:40 WIB

FAJAR.CO.ID, MAROS — Hidayatullah (18) memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di belakang rumahnya di Jalan AP Pettarani, Maros, Sulsel, Kamis (27/7/2017). Korban merupakan putra bungsu Kepala Dinas Pendidikan Maros, Arifuddin Wahab Muhammad.

Sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Hidayatullah melakukan video call dengan sang pacar, A Afriyani (19). Korban sempat memperlihatkan dirinya tengah berada di dalam ruangan, tepatnya di belakang rumah korban atau rumah nenek korban dengan keadaan leher terpasang tali rantai besi.

Almarhum juga sempat berkata ingin bunuh diri sebelum akhirnya percakapan melalui video call terputus.

Afriyani mencoba menghubungi Hidayatullah berulang kali, namun tidak ada jawaban. Hingga Afriyani memutuskan mendatangi rumah korban dan menemukan korban dalam keadaan leher tergantung.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Salewangang, namun dokter menyatakan korban sudah meninggal.

Sementara, di akun sosial media milik korban terpampang posting-an yang menyebutkan bahwa ia sedang ada masalah beberapa jam sebelum ditemukan gantung diri.

Status medsos terakhir korban sebelum bunuh diri. (Foto: FO)

Salah satu posting-an terakhirnya “saya salah” yang ditulisnya berulang-ulang. Bebebrapa posting-an lain yang ditulis korban juga menunjukkan dirinya sedang punya masalah dengan sang pacar. (rin/fajar)