Syarat Buat e-KTP Bagi Pengikut Ahmadiyah Wajib Syahadat Ulang?

Kamis, 27 Juli 2017 09:33

Sejalan dengan Mendagri, Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri,  Zudan Arif Fakhrulloh juga menambahkan, itu sudah tercantum dalam UU 24/2013 tentang  Administrasi Kependudukan (Adminduk).”Untuk penganut aliran kepercayaan, sebaiknya kolom KTP elektronik mereka dikosongkan,”  tambah dia.Meski demikian, Pemerintah melalui Kemendagri menjamin seluruh warga negara Indonesia  berhak memperoleh e-KTP, tanpa terkecuali. Atas dasar itu, kata Zudan, tak masalah bila  Pemda melakukan pencetakan KTP bagi penganut di luar enam agama.Sebelumnya, dalam pemberitaan media dikabarkan kalau Mendagri meminta warga Ahmadiyah  bersyahadat untuk mendapatkan KTP.Namun perlu diketahui aliran kepercayaan bukanlah agama, sehingga warga yang menganut aliran tersebut tidak perlu bersyahadat atau mengaku Islam terlebih dahulu untuk mendapatkan KTP. (jpg/JPC)

Bagikan berita ini:
7
9
5
Tetap terhubung dengan kami: