Dituding Tidak Netral, Ini Jawaban Ketua Panitia Musda KNPI Baubau

0 Komentar
Rendy Saputra

Rendy Saputra

FAJAR.CO.ID, BAUBAU – Rencana Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) masih belum menunjukkan kejelasan. Hal ini dikarenakan anggaran Musda KNPI yang bersumber dari dana hibah APBD Kota Baubau tak kunjung dicairkan oleh Pemerintah Kota Baubau. Demikian diungkapkan oleh Ketua Panitia Musda KNPI Rendy Saputra, SH, MH.

“Dalam NPHD yang telah ditandatangani oleh Pak Walikota, jelas disebutkan bahwa KNPI harus melaksanakan Musda setelah menerima dana hibah dari pemkot Baubau. Dan secara teknis, Musda bisa kita gelar setelah pemkot mencairkan anggaran tersebut karena itu tugas kami sebagai panitia pelaksana,” ujarnya.

Lebih lanjut Rendy menjelaskan bahwa berdasarkan Berita Acara Penyerahan
Hibah Nomor 012/BA.HIBAH/2017, Pemkot Baubau seharusnya telah menyerahkan anggaran Musda kepada DPD KNPI Baubau sejak penandatanganan NPHD yakni tgl 20 Juni 2017.

“Anggarannya sudah ditetapkan dalam APBD 2017, NPHDnya sudah ditanda tangani oleh Pak Wali, berita acara penyerahan hibahnya sudah ditanda tangani, sehingga seharusnya anggaran tersebut sudah diserahkan untuk menyelenggarakan kegiatan Musda ini,” tambahnya.

Ketika ditanya soal tudingan Koordinator Cipayung Plus terkait dirinya yang berniat maju dalam pemilihan ketua KNPI dan diduga tidak netral, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) ini menjawab simpel. Ia mengatakan tidak ingin mengomentari hal-hal yang diluar kapasitasnya sebagai ketua panitia, apalagi komentar yang dibangun dengan asumsi seperti itu.

“Anggaran Musda saja belum dicairkan oleh Pemkot Baubau. Jadi bagaimana bicara proses pencalonan kalo jadwal Musda saja belum ada? Sehingga saya tidak ingin mengomentari hal-hal yang sifatnya delusional seperti itu,” ungkapnya.

Rendy justru berharap agar seluruh OKP yang berhimpun dalam KNPI bersama-sama mendesak agar anggaran musda KNPI segera dicairkan demi terlaksananya proses kesinambungan KNPI, karena tidak ada alasan bagi pemkot untuk menunda pencairan anggaran.

“Musda KNPI itu bukan hanya soal pemilihan ketua, tapi juga proses untuk merumuskan langkah strategis KNPI kedepan. Sehingga saya mengajak semua OKP untuk mendesak pemkot agar segera mencairkan anggaran Musda demi terlaksananya kegiatan ini,” tutupnya. (Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...