Ini Kalimat Terakhir Anak Kepala Dinas di Maros yang Bunuh Diri Saat Vidio Call dengan Pacar

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAROS – Penyidik Polres Maros telah memeriksa Afriyani (19) sebagai saksi dalam kasus bunuh diri pacarnya, Muhammad Hidayatullah (19).

Hidayatullah merupakan anak Kadis Pendidikan Maros, Arifuddin Wahab. Ia bunuh diri di belakang rumahnya sembari melakukan video call dengan pacarnya, Afriyani, Kamis (27/7/2017).

Paur Humas Polres Maros Iptu Muh Arsyad mengatakan, Hidayatullah bunuh diri di sekitar pukul 16.00 wita di belakang rumahnya, Jalan Pettarani, Turikale, Maros, Sulsel.

Berdasarkan keterangan Afriani, Hidayatullah gantung diri saat sementara video call berlangsung. Korban memperlihatkan dirinya di dalam ruangan yang berada di belakang rumah korban.

Kalimat terakhir yang disampaikan Hidayatullah kepada sang pacar, yakni mau bunuh diri. Setelah kalimat tersebut terlontar, sambungan video call pun terputus.

“Saat sementara video call, di leher korban sudah terpasang tali besi. Korban berkata, mauka bunuh diri. Lalu tiba-tiba percakapan terputus,” ucap Arsyad.

Afriani kemudian menelpon korban beberapa kali, namun tidak dijawab. Afriani lantas mendatangi rumah korban dan menemukan sang kekasih dalam kondisi leher tergantung.

Afriani yang merupakan warga BTN Nusa Idaman, Maccopa ini, kemudian menemui saudara korban untuk membantunya menurunkan korban dari tali gantungan.

Korban kemudian dibawa ke RSUD Salewangang. Namun nyawanya tak tertolong. Mayat korban dibawa oleh keluarga kembali ke rumahnya untuk proses penguburan. (Fajar/pojoksatu)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar