Pemuda Muhammadiyah Minta Presiden Turun Tangan Ungkap Kasus Novel

Sabtu, 29 Juli 2017 09:08
Pemuda Muhammadiyah Minta Presiden Turun Tangan Ungkap Kasus Novel

Selain itu, ada keganjilan-keganjilan lain dalam proses penyidikan. Misal sidik jari digelas yang hilang, dengan pernyataan yang berubah-ubah dari pihak kepolisian terkait itu. Termasuk tiga saksi kunci yang merupakan “mata elang”, yang kemudian dibebaskan karena dinyatakan memiliki alibi yang kuat dan lain sebagainya.Di sisi lain, ada konflik di dalam KPK terkait banyak hal, salah satunya upaya menghilangkan barang bukti terkait kasus tertentu yang bisa menjerat orang berpengaruh dan berpangkat tinggi, yang bisa jadi diduga ada kaitannya dengan teror penyiraman air keras terhadap Novel.”Nah, akhirnya Pemuda Muhammadiyah, Kontras, LBH Jakarta dan lainnya yang melakukan pencarian fakta terkait kasus ini, membuat kesimpulan sementara dan diperkuat dengan pernyataan Novel, ada dugaan keterlibatan perwira kepolisian dalam kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan ini. Tentu dugaan itu harus dibuktikan melalui proses hukum yang adil dan jujur,” lanjutnya.Dalam kasus ini sejumlah organisasi dan LSM itu menyatakan kurang percaya pada pihak kepolisian dalam mengungkap kasus ini. Terlebih ada dugaan internal kepolisian terlibat.

Bagikan berita ini:
7
9
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar