Sukses! Pria Ini Dinyatakan Sembuh dari Tumor Testis

Selasa, 1 Agustus 2017 - 16:41 WIB

FAJAR.CO.ID – Bagi sebagian pria, memiliki testis yang besar terkesan jantan. Namun nyatanya tidak. Forence Owiti Opiyo, pria asal Kibigori, Kenya, merasakan sebaliknya.

Forence mengidap kelainan langka, yakni pembesaran testis. Saking besarnya, miliknya tersebut dinobatkan sebagai testis terbesar di dunia.

Kondisi testis Forence – Barcorft Image

Sebelum membesar, awalnya kista menyerang alat kelamin pria itu pada 2006 lalu saat usianya masih berusia 10 tahun. Meski sudah dinyatakan sembuh dari kista pada 2007, testisnya justru membesar hingga membuatnya sulit berjalan.

“Setelah operasi, mereka melakukan tes dan mengatakan bahwa kista yang tumbuh belum sepenuhnya hilang. Tapi kerusuhan pecah pascapemilu 2007, saya tidak kembali ke dokter dan memilih tinggal di rumah,” ujar Forence, dilansir dari Viral 4 Real, Selasa (1/8).

Kondisi testis Forence – Barcorft Image

Meski telah diobati, menurut Forence, testisnya terus tumbuh hingga sekarang. “Seharusnya saya menjalani operasi kedua, tapi tidak memiliki uang,” tambahnya.

Tak tahan dengan olokan teman-temannya, Forence memutuskan berhenti sekolah. Bahkan karena kondisinya itu, Forence tidak bisa memakai celana secara normal layaknya pria lain.

Karena kondisinya yang semakin memburuk, Forence hanya bisa meluangkan waktu di dalam rumah bersama nenek dan adik kandungnya, Eliza. Kedua orang tuanya meninggal saat usianya baru menginjak lima tahun.

Sehari-hari, Forence bekerja memperbaiki sepatu untuk mencukupi kebutuhan hidup. Namun penghasilannya tidak mencukupi untuk biaya operasi.

“Sayalah yang mengurus semuanya sekarang. Itu tidak mudah, sangat sulit. Terkadang saya bertani, memotong tebu, atau menanam tomat,” ujar sang adik, Eliza.

Seorang tetangga yang iba, Duncan Otieno, mengunggah foto kondisi tubuh Forence di Facebook. Duncan memohon kepada netizen untuk menggalang dana demi kesembuhan tetangganya itu.

“Setelah tiga hari mengunggah foto Forence, saya mendapat telepon dari Our Lady of Mercy Ranguma. Kemudian sebuah ambulans menjemput Forence ke rumah sakit,” terang Duncan.

Menurut Duncan, Forence merupakan pribadi yang sopan. Ia juga jarang berbicara dan tidak pernah mengganggu orang lain. “Saya yakin dia bisa disembuhkan,” tambahnya.

Tim dokter menjadwalkan dua rangkaian operasi. Pertama, mengurangi massa testis, kemudian merekonstruksi bentuk Mr P dan mendesainnya menjadi ukuran dan bentuk yang seharusnya. Untungnya, kedua operasi itu berjalan dengan sukses.

“Saya yakin Forence akan menikmati hidup layaknya manusia normal lainnya. Dalam tiga bulan mendatang, fungsi alat reproduksinya akan kembali normal dan ia bisa melakukan apapun yang ia inginkan,” ujar Kepala Tim Bedah, Dr James Obondi.

Forence memiliki keinginan untuk mempunyai anak, tapi kondisi seperti itu membuat mimpinya mustahil terwujud. Syukurlah, dokter berhasil membuat fungsi reproduksi alat kelaminnya menjadi normal.

“Saya sangat ingin memiliki anak. Terima kasih Tuhan karena telah menyembuhkan saya,” ujar Forence.

loading...