La Liga Tolak Pembayaran Klausul Pembelian Neymar

Kamis, 3 Agustus 2017 - 21:37 WIB

FAJAR.CO.ID, MADRID – Para petinggi Liga Spanyol atau La Liga dikabarkan telah menolak pembayaran klausul pembelian Neymar yang diberikan oleh pengacaranya, Kamis (3/8) siang waktu setempat.

Sebuah media di Spanyol melaporkan penolakan dilakukan pihak La Liga karena pembelian Neymar oleh PSG sudah jelas melanggar perauturan UEFA tentang Financial Fair Play (FFP).

“Kami dapat memastikan bahwa pengacara pemain tersebut telah datang ke La Liga untuk menyetorkan klausul tersebut dan hal tersebut telah ditolak,” kata sumber internal di La Liga seperti dilansir BBC Sport, Kamis (3/8) waktu setempat.

Di Spanyol sendiri, para pekerja termasuk pemain sepakbola profesional harus membeli dirinya sendiri dari kontraknya atau memiliki klausul pemutusan kontrak.

Langkahnya, pemain bisa memutus kontrak mereka sendiri dengan cara membayar sejumlah uang ke pihak La Liga sebagaimana kesepakatan dalam kontraknya.

Selanjutnya oleh pihak La Liga uang tersebut diserahkan ke klubnya dan menginformasikan jika sang pemain kini berstatus bebas transfer. Artinya, dia bebas bergabung dengan tim lain.

Pihak La Liga melalui presidennya, Javier Tebas sendiri menuding jika PSG yang mendapat suntikan finansial dari Teluk (Qatar) telah melakukan “doping keuangan”.

Langkah yang dilakukan raksasa Ligue 1 Perancis itu sendiri menurut Tebas bisa menimbulkan instabilitas sepakbola profesional di Eropa.

Namun terlepas dari persoalan tersebut, jalan bintang Brasil itu sepertinya akan tetap melaju ke Paris untuk segera merampungkan mega transfernya bersama Les Parisiens tersebut.

Jika terwujud, maka Neymar dipastikan akan menjadi pemain dengan nilai transfer termahal sejagat saat ini yakni sebesar Rp3,4 triliun mengalahkan harga Paul Pogba musim lalu sebesar Rp1,6 triliun. (Fajar/pojoksatu)

loading...