Astaga, Ibu Ini Tega Buang Bayinya di Dalam Lemari Es

Jumat, 4 Agustus 2017 - 10:13 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-  Kasih sayang seorang ibu kepada anak, mungkin tidak ada dalam hati ibu yang berinisial SL ini. Dia dengan tega membuang anaknya yang masih bayi ke dalam lemari es.

Beruntung perbuatannya diketahui oleh pemilik freezer pada Rabu malam (2/8). Sungguh miris. Entah siapa yang tega melakukan hal itu. Polisi masih melacak jejak pelaku.

Mayat bayi yang membeku tersebut disimpan di lemari pendingin bahan makanan di lokasi pencucian mobil di Jalan Pulau Bunyu, Kelurahan Kampung Satu Skip, Tarakan, Kalimantan Utara. Diperkirakan, bayi itu baru berusia beberapa hari.

Akibat pernikahan siri, wanita ini membuang bayinya ke dalam freezeer.

Akibat pernikahan siri, wanita ini membuang bayinya ke dalam freezeer.(JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN/JawaPos.com)

Kondisi mayat bayi yang sangat dingin tersebut masih utuh. Yang tak kalah mengiris hati, si mungil yang diduga berjenis kelamin laki-laki dibungkus dalam kresek hitam dan dimasukkan ke sebuah panci.

Lantas, panci berisi bayi itu dimasukkan ke freezer. Belum diketahui apakah bayi tersebut meninggal atau masih bernyawa saat dimasukkan ke freezer.

Hingga tadi malam, police line dipasang pihak Polres Tarakan di TKP. Salah seorang petugas kepolisian yang ditemui di lokasi menyebutkan, mayat bayi malang itu ditemukan pukul 19.30 Wita. “Ditemukan dalam kondisi meninggal. Langsung dibawa petugas ke rumah sakit untuk divisum,” tuturnya.

Tempat pencucian mobil tersebut berada di area yang sama dengan warung makan. Di bagian belakang warung itu, terdapat freezer. “Pihak kepolisian sedang melakukan pengembangan dengan memeriksa beberapa saksi,” imbuhnya.

Selain polisi, anggota TNI tampak di lokasi kejadian untuk membantu pengamanan. Dwi, ketua RT 11 Kelurahan Kampung Satu, menyatakan baru mengetahui kejadian tersebut ketika salah seorang warga memanggilnya untuk mendatangi lokasi.

Terkait siapa orang tua bayi tersebut, Dwi mengaku tidak mengetahui secara pasti. Apalagi, tempat pencucian mobil itu tidak ditinggali RH dan keluarganya. “Hanya anak buahnya yang menjaga,” jelasnya.

Saat dimintai konfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone M.H.R. Supit membenarkan penemuan mayat bayi di lokasi pen­cucian mobil milik RH. Untuk mengetahui pelaku yang membuang bayi itu, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi. “Pemilik lokasi pencucian mobil dan penjaganya sudah kami periksa, termasuk beberapa orang di sekitar TKP,” terangnya.

(jnr/ash/dd/c18/ami)

loading...