Ini Kriteria Jaksa Agung yang Pantas Gantikan HM Prasetyo

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Setidaknya ada lima jaksa yang tertangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di era kepemimpinan Jaksa Agung HM Prasetyo. Beberapa pihak pun menyarankan agar politikus Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu direshuffle.

Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) Miko Ginting‎ mengatakan, apabila Prasetyo diresfuffle, maka sosok penggantinya harus independen dan bersih dari kasus apapun.

“‎Jadi bagaimana mau menegakan hukum kalau jejaknya bermasalah,” ujar Miko dalam konferensi pers di Kantor Indonesia Corruption Watch (ICW), Kalibata, Jakarta, Jumat (4/8).

Selain itu, sosok yang mengantikan Prasetyo harus berkomitmen memperbaiki kinerja Kejaksaan Agung. Sehingga ada citra positif kepada masyarakat.

“Harus bisa melihat apa saja yang perlu dibenahi,” katanya.

Lebih lanjut menurutnya, sosok jaksa agung yang cocok gantikan Prasetyo jangan berasal dari partai politik. Pasalnya ‎apabila berlatar belakang politik, maka kemungkinan besar akan ada intervensi. Sehingga ruang geraknya pun terbatas.

“Saya melihat apabila jaksa dari parpol akan mempersempit ruang gerak bagi Jaksa Agung, untuk bisa membawa institusinya independen,” pungkasnya.

Sekadar informasi, selama kepemimpinan dari Prasetyo setidaknya sudah ada lima jaksa yang ditangkap oleh KPK. Mereka antara lain, Fahri Nurmalo (Kejati Jawa Tengah), Devianti Rohaini (Kejati Jawa Barat), Farizal (Kejati Sumatera Barat), dan Parlin Purba (Kejati Bengkulu). Terkini yakni Rudi Indra Prasetya (Kajari Pamekasan). (Fajar/JPG)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...