Hahaha.. Takut Kena Razia, Ibu ini Pura-pura Beli Bensin, Padahal sudah Ketahuan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Razia kendaraan yang sering dilakukan Polres Tarakan memang bukan kabar baik bagi pengendara yang tidak memiliki surat lengkap kendaraan. Enggan berurusan dengan kepolisian, beberapa pengendara nekat menghindar agar tak ditilang. Seperti yang dilakukan Fatimah (44) yang berpura-pura membeli bensin agar kendaraannya tidak ditahan polisi saat razia di depan Markas Besar (Mako) Polres Tarakan, Kamis (3/7).

Disaat petugas memeriksa setiap pemotor yang melintas, Fatimah yang mengendarai sepeda motor Yamaha Scoopy nopol KT 2410 FH dari jauh melihat plang petugas bertuliskan sedang ada pemeriksaan.

Melihat itu, Fatimah langsung membelokan motornya untuk membeli bensin di tempat bensin eceran yang berjarak sekitar 60 meter dari lokasi razia. Setelah penjual mengisi bemsin motor Fatimah, ia tak langsung pergi. Fatimah memilih duduk manis di jok motor tepat di depan tempat ia mengisi bensin.

Saat sedang asyik mengobrol dengan si penjual bensin, tanpa sadar Fatimah terlihat oleh petugas. Ketika salah satu anggota Satlantas Polres Tarakan, Bripka Alfiandi mendatangi dirinya dan menanyakan surat-surat kendaraanya.

“Permisi Ibu, bisa kita lihat surat-suratnya. SIM dan STNK bisa diperlihatkan,” kata Bripka Alfiandi kepada Fatimah yang membalas dengan wajah panik.

Gerakan yang sedikit pelan ia membuka jok motornya. Awalnya ia STNK dan memperlihatkan kepada petugas. Ketika ditanya terkait SIM, dengan senyum tipis mengatakan kepada petugas, ia mengaku tidak memiliki SIM.

Akhirnya Fatimah pun tetap ditilang oleh petugas. Dengan pasrah ia bersama moronya di bawa ke Mako Polres untuk diberikan surat tilang. Kejadian seperti ini sering terjadi dan didapati langsung oleh petugas polisi yang sedang melakukan razia. Meski gencar melakukan razia kendaraan, kesadaran pengendara untuk melengkapi surat-suratnya masih sangat kurang. (*/hai)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...