Tenggelam Selama Dua Jam di Lubang Galian C, Satu Siswa SMA Langsung Tewas

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, PALANGKA RAYA – Pelajar SMA di Kota Palangka Raya, Crist Devid Herrel (17), tewas tenggelam. Remaja yang tak bisa berenang ini nekat menceburkan diri dalam lubang bekas galian C dengan kedalaman beberapa meter di Jalan Hapakat, Kamis (3/8).

Korban sempat berada dalam air selama dua jam. Dia ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB tadi malam. Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Doris Slyvanus Palangka Raya. Isak tangis dari keluarga pecah di ruang jenazah setelah melihat Crist Devid Herrel membujur kaku.

Informasi dihimpun, korban dan sembilan temannya berada di lokasi kejadian untuk mencari tempat berfoto. Korban sempat menghubungi ibunya, menyampaikan bahwa dia berada di lokasi itu.

Usai mengabadikan momen di TKP, korban dan kawan-kawannya bercebur. Korban tak ketinggalan meski sadar tak bisa berenang. Namun, tiba-tiba tubuh korban seperti tersedot dan langsung tenggelam.

Melihat korban tenggelam, temannya yang lain panik dan berusaha mencari korban. Tak berhasil, mereka meminta tolong warga sekitar dan mendatangi kerabat korban. Pencarian pun dilakukan warga, tim BNPB, dan Polsek Sabangau. Sekitar dua jam, baru jenazah korban ditemukan dan langsung dibawa ke rumah sakit.

”Kami datang buat foto-foto tapi tak lama mereka mandi. Padahal tidak ada niat (mandi). Korban memang tidak bisa berenang,” ungkap Yosia Eka, seorang teman korban.

Kasus itu telah ditangani aparat kepolisian. ”Masih penyelidikan dan saksi beberapa sudah dimintai keterangan,” kata salah seorang petugas. (daq/ign)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...