Disebut Jadi Pesaing Jokowi di Pilpres, Ini Sikap Habib Rizieq

Senin, 7 Agustus 2017 - 11:29 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-  Sejumlah nama mulai bermuncul menjelang pilpres 2019. Nama Imam Besar Fornt Pembela Islam (FPI) pun ikut disebut-sebut dalam bursa pencalonan untuk digadang melawan petahana Jokowi Dodo (Jokowi).

Namun rupanya, Rizieq Sihab mengaku tidak terkejut dengan namanya yang dimunculkan itu. Melalui kuasa hukumnya, Kapita Ampera mengatakan Rizieq tentu sadar nama dia akan muncul menjelang Pilpres.

“Dia tahu itu, bahwa Habib Rizieq Shihab punya the real mass, biasa aja,” ujarnya kepada JawaPos.com, Senin (7/8).

Sampai kini katanya, kliennya masih berada di Arab Saudi dan belum akan pulang meski FPI bakal merayakan milad ke-19. “Masih di Arab beliau,” tambah dia.

Sementara kuasa hukum lainnya, Slamet Ma’rif menerangkan, ketika disampaikan ke Rizieq soal Capres, menurutnya, Rizieq tak mau bicara. “Setelah tahu, beliau hanya tersenyum saja,” kata dia.

Sebelumnya Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin‎ mengatakan, Habib Rizieq sangat berpeluang menjadi pesaing Jokowi di Pilpres 2019 nanti. Namun, pencalonan Habib Rizieq itu bisa dilakukan apabila kasus dugaan chat berkonten pornografi dengan Firza Husein tidak terbukti. Sehingga namanya bisa direhabilitasi.

“Habib Rizieq ini sangat fenomenal, peluangnya pun besar menjadi Capres. Apalagi dia juga punya kekuatan politik,” ujar Ujang kepada JawaPos.com, Minggu (6/8).

Peluang besarnya Habib Rizieq bisa menandingi Jokowi, karena pria 51 tahun ini memiliki pengikut yang besar dan tersebar di seluruh Indonesia. Sebagai contoh yang sudah pasti sangat loyal terhadap dirinya, yakni para laskar FPI.

Apalagi pada aksi 2 Desember 2016 yang dikenal dengan 212, dia berhasil mengumpulkan massa yang diklaim mencapai jutaan orang ini. Sehingga itu bisa mejadi modal utama bagi Habib Rizieq untuk bisa bersaing dengan Jokowi.

(elf/JPC)