Kemarin Oposisi, Kini Poyuono Puji-puji Jokowi

Selasa, 8 Agustus 2017 - 17:38 WIB
Arief Poyuono (kanan) bersama Ketum Gerindra, Prabowo Subianto. (Foto: Rmol)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Setelah meminta maaf ke PDI Perjuangan karena pernyataannya yang kontroversial, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, memuji-muji Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

Bahkan, dia memprediksi Jokowi bisa sukses kembali menjabat di periode kedua (2019-2024) karena capaian pemerintahannya selama ini.

“Hampir tiga tahun pemerintahan Joko Widodo sudah mulai menunjukan arah kemajuan yang nyata, yang mulai dirasakan masyarakat,” ujar Arief kepada wartawan lewat pesan WhatsApp.

Di matanya, yang jadi ukuran nyata adalah inflasi dapat terkendali dan tidak ada tanda tanda krisis perbankan-keuangan, sekalipun banyak negara lain sedang menuju krisis dan pelemahan ekonomi juga ledakan pengangguran.

“Dalam 10 tahun terakhir pemerintahan SBY, bisa kita lakukan perbandingan dengan tiga tahun pemerintahan Jokowi, di mana tidak ada lagi petani alami kesulitan untuk mendapat pupuk bersubsidi dan tidak ada kelangkaan BBM dan gas 3 Kg, padahal harga BBM tidak disubsidi,” katanya.

Selain itu, ujarnya, sembako tersedia dan harganya dapat dijangkau masyarakat. Dalam hal suplai logistik pun patut dibanggakan di mana pemerintahan ini berhasil menurunkan dwelling time dan menggelar pemberantasan pungli. Ia juga memuji Jokowi dalam hal pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur.

“Pemerintah juga sangat disiplin dalam pengunaan utang, sehingga lebih efisien dan nyata. Kampanye negatif tentang utang negara yang dilakukan pemerintahan Jokowi hanya ketakutan dari berbagai pihak yang tidak jujur bahwa pemerintahan Jokowi akan mengalami kesuksesan yang gilang gemillang,” sanjungnya

Tak henti di sana pujian pria yang tadinya garang beroposisi terhadap pemerintah ini. Arief mengatakan, pengelolaan BUMN di era Jokowi semakin trasnparan. Peran serta BUMN yang langsung mengambil proyek-proyek infrastruktur berjalan efektif dan bergerak lebih cepat. Hal yang sangat mengejutkan, lanjutnya, kinerja pasar saham mengalami kinerja yang luar biasa hingga IHSG tembus pada kisaran Rp 5000 per lembar saham.

“Melihat prestasi Jokowi yang bakal meraih kesuksesan, sepertinya bukan tidak mungkin Jokowi akan terpilih kembali jika mencalonkan kembali sebagai Capres 2019,” pungkas Arief. (ald/rmol/fajar)