Kasus Suap, KPK Panggil Empat Anggota DPRD Jatim

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Empat anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dipanggil penyidik KPK. Mereka akan dimintai keterangan terkait kasus suap oleh dua kepala dinas Provinsi Jawa Timur kepada Ketua Komisi B DPRD Jatim.

“Terkait kasus suap DPRD Jatim, ada empat anggota DPRD Jawa Timur yang kami jadwalkan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MB (Mochamad Basuki),” kata pelaksana tugas harian Humas KPK, Yuyuk Andriati Iskak saat dikonfirmasi, Rabu (9/8).

Empat anggota DPRD itu adalah, Yusuf Rohana, Agmad Fawaid, Mohammad Zainul Lutfi dan Achmad Firdaus Febriato. Selain itu KPK juga memanggil mantan kepala dinas Koperasi dan UMKM provinsi Jawa Timur, I Made Surakartha.

Dalam kasus ini suap dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan yang bermitra dengan Komisi B DPRD Jatim. Suap terkait pelaksanaan tugas pengawasan dan pemantauan Provinsi Jatim tentang penggunaan anggaran tahun 2017.

Kasus berawal saat KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 5 Juni 2017 lalu di Jawa Timur. KPK menyita uang Rp150 Juta yang didapat dari ruang kerja Ketua Komisi B, Mochammad Basuki.

Diduga, uang tersebut merupakan bagian dari pembayaran triwulanan kedua dengan total komitmen fee sebesar Rp600 juta di setiap kepala dinas terkait.

Ada tujuh orang tersangka yang telah ditetapkan,yakni, Ketua Komisi B DPRD Jatim, Mochmmad Basuki; Kadis Pertanian Provinsi Jatim, Bambang Heryanto; Kadis Peternakan Provinsi Jatim, Rohayati; Ajudan Bambang Heryanto, Anang Basuki Rahmat; serta dua staf DPRD tingkat 1‎, Rahman Agung, Santoso dan M Kamil Mubarok.‎

Minggu lalu, Kamis (3/8) penyidik KPK telah melimpahkan tahap dua kepada tiga tersangka pemberi suap, yakni Bambang Heryanto, Rohayati, dan Anang Basuki Rahman. Selanjutnya mereka siap disidang di Pengadilan Tipikor, Surabaya, Jawa Timur. (rus/rmol/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...