Sidang Bupati Buton, Saksi Ahli: Ini Bukan Suap, Tapi Penipuan!

Rabu, 9 Agustus 2017 16:12

“Jelas dikatakan oleh saksi (Umar Samiun, red) merasa tertekan dan terancam akan di anulir. Kalau tertekan brarti mendapat perintah yang tidak dapat ditolak sedangkan dongkol karena merasa kesal. Saksi menjadi khawatir seperti rasa takut. Jadi kalau dihubungkan dalam suatu peristiwa dari tertekan, ancaman, dongkol hingga khawatir dan pada akhirnya saksi langsung mentransfer,” kata Rahayu Surtiati.Usai persidangan, Penasehat Hukum Umar Samiun, Saleh mengaku kecewa dengan ketidakhadiran Akil Mochtar. Pasalnya, sudah empat kali pemanggilan Akil tidak pernah hadir dengan alasan sakit. Memang dalam BAP Akil mengaku tidak pernah meminta sejumlah uang baik melalui Arbab Paproeka ataupun langsung kepada Umar Samiun.“Keterangan ini juga sudah berkesesuaian dengan keterangan Hamdan Zoelva yang mengatakan bahwa dalam pengambilan keputusan sudah dilakukan secara mufakat dan tidak ada suap apapun. Nah, keterangan Akil ini lah yang ingin kita dengarkan langsung dalam persidangan,” terangnya.Saleh melanjutkan terkait dengan pemanggilan saksi ahli Bahasa untuk menjelaskan tentang banyaknya keterangan Umar Samiun saat menjadi saksi dalam persidangan Akil Mochtar yang dipotong oleh penyidik. Hal ini menurut Saleh dilakukan untuk menguntungkan salah satu pihak, dalam hal ini KPK.

Bagikan berita ini:
8
7
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar