Ternyata Pil Dumolid Jadi Favorit ABG dan Tukang Parkir

Rabu, 9 Agustus 2017 18:54

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mohammad Renaldy (23) pelaku penjual obat terlarang tanpa izin telah dibekuk polisi. Dia mengedarkan obat terlarang yang harusnya dijual dengan resep dokter.Pelaku mengaku berjualan secara acak. Namun, Renaldy mengaku, kebanyakan pembelinya adalah Anak Baru Gede (ABG) dan tukang parkir. “Biasanya tukang parkir, ada ABG juga yang beli,” aku dia di Polsek Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (9/8).Pelaku juga mengaku obat itu tak dipajang di etalase toko kosmetik miliknya. Sejumlah produk kosmetik yang dijualnya, hanya dipakai sebagai kedok untuk menutupi penjualan obat terlarang tersebut.”Saya itu jualnya dari mulut ke mulut. Kalau ada yang tanya dan mau beli, ya saya jual. Tidak ada perbedaan siapa yang harus beli,” ungkapnya.Di kesempatan yang sama, Kanit Reskrim Polsektro Mampang Inspektur Satu Fajrup Choir menyebut bahwa pelaku baru menjual obat terlarang sejak beberapa bulan terakhir. Pelaku mengaku memperoleh keuntungan berlipat dari hasil penjualan obat tak berizin tersebut.”Pelaku jual dua kali lipat dari harga aslinya. Dumolid yang paling mahal, dia dijual Rp 40 ribu per butir, sedang lainnya, seperti Tramadol dijual Rp10 ribu per lima butir. Dia beli dari sales dengan harga separuhnya,” papar Fajrul.

Bagikan berita ini:
6
10
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar