Dibuka Menristekdikti, Manajemen Stratejik Unifa Pertama di Indonesia Timur

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Universitas Fajar (Unifa) Makassar akhirnya memiliki program magister Manajemen Stratejik. Program studi ini dibuka langsung oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, sekaligus merupakan yang pertama di Indonesia Timur.

Peluncuran program magister Manajemen Stratejik di Unifa, Kamis (10/8/2017), dirangkaikan penandatanganan MoU antara Unifa dengan asosiasi profesi Indonesia Strategic Management Society (ISMS) tentang pengembangan program magister manajemen stratejik di program pasca sarjana Unifa.

Pada acara ini, Menristekdikti didampingi Sekretaris Jenderal, Ainun Na’im; Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Muhammad Dimyati; Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek Dikti, Patdono Suwignjo; Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Intan Ahmad; Inspektur Jenderal, Jamal Wiwoho; serta Koordinator Kopertis Wilayah 9, Andi Niartiningsih, yang berada dibawah koordinasi Kemenristekdikti.

Hadir pula Rektor Universitas Fajar (Unifa) Makassar, Sadly Abd Djabar, dan Alwi Hamu selaku Dewan Pembina Yayasan dari Unifa.

Terkait program magister yang baru dibuka, Menristekdikti berharap Unifa selalu memperhatikan kurikulum dan tenaga ahli yang berkompeten di bidang ilmu manajemen stratejik.

“Saya mengapresiasi keberhasilan Unifa sebagai universitas pertama di Indonesia Timur yang telah membuka program pasca sarjana, tetapi, yang paling penting untuk selalu meningkatkan kualitas tenaga ahli dan dosennya yang punya kompetensi untuk mengelola program magister manajemen stratejik kedepannya di Unifa,” ujar Menteri Nasir.

Ilmu manajemen stratejik, terang Menristekdikti, menyangkut bagaimana menjual suatu produk yang murah menjadi produk yang berdaya jual tinggi dan berkualitas. Ini sejalan dengan misi Unifa untuk berkiprah lebih cepat dan mampu berkontribusi besar pada kemajuan bangsa. (fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor :

Comment

Loading...