Gara-gara Ini Menteri Susi Polisikan Ketum Front Nelayan Indonesia

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mempolisikan Ketua Umum Front Nelayan Indonesia, Rusdianto Samawa ke Bareskrim Polri.  Terlapor diduga melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial, pada 6 Juli 2017 lalu.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Fadil Imran menerangkan, laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/664/VII/2017/Bareskrim.

"Sekarang sudah tahap penyidikan (ada tindak pidana). SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) juga sudah terbit," kata dia ketika dikonfirmasi, Jumat (11/8).

Jenderal bintang satu ini menerangkan, pelaporan yang dilakukan Susi bermula dari video yang diunggah Rusdianto di akun Facebook dan Youtubenya. Saat ini kata dia penyidik belum menetapkan terlapor Rusdianto sebagai tersangka.

"Video yang dilaporkan Akun Youtube Rusdianto Samawa dan Facebooknya. Statusnya (Rusdianto) masih saksi. SPDP sudah ada. Tapi tersangkanya belum," papar dia.

Lulusan Akpol 1991 ini menambahkan, penyidik telah meminta keterangan para saksi dan ahli dalam kasus ini. Rencananya, lanjut Fadil, penyidik akan mengagendakan pemeriksaan terhadap Rusdianto pada Senin (14/8) pekan depan.

"Sudah di-BAP beberapa saksi dan ahli. Dan rencana hari Senin, panggilan kedua terhadap saudara Rusdianto Samawa selaku saksi terlapor," tambah Fadil.

Atas pelaporan ini, Rusdianto terancam dengan Pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 27 ayat (3) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 310 dan atau Pasal 311 KUHP tentang Penghinaan dan Pencemaran Nama Baik. (Fajar/JPG)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor :


Comment

Loading...