Jaksa KPK Putar Pengakuan Miryam Ditekan Anggota Komisi III DPR

Senin, 14 Agustus 2017 21:46
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota DPR Fraksi Hanura Miryam S Haryani mengakui adanya intimidasi dari sejumlah anggota komisi DPR III kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tekanan itu terkait keterangan Miryam dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP Tahun 2011-2012.Hal itu terungkap saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK memutar video rekaman pemeriksaan Miryam sebagai saksi kasus e-KTP pada Desember 2016. Video itu diputar dalam sidang kasus dugaan memberikan kesaksian tidak benar yang menjerat Miryam sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (14/8).Dalam video itu, tampak Miryam menceritakan kepada penyidik KPK mengenai intimidasi yang dia terima dari sejumlah anggota Komisi III DPR. Miryam mengaku ditemui sejumlah anggota Komisi III DPR. Antara lain, Desmond J Mahesa, Aziz Syamsuddin, Syarifuddin Sudding, Bambang Soesatyo, Hasrul Azwar, dan Masinton Pasaribu.Menurut Miryam dalam rekaman video itu, sebulan sebelum dipanggil KPK, dia dipanggil anggota Komisi III DPR. Berikut ini adalah potongan keterangan Miryam kepada penyidik KPK Novel Baswedan dan Ambarita Damanik yang ada dalam rekaman video:”Ee..Desmond, Aziz yang ngomong (suara batuk)…(suara tidak jelas) gue panggil luh. Gue yang malu, Pak”.”Kasus apa? Pak Giarto. ‘Lu kan mitra kerjanya’, katanya gitu. ‘Oh gitu ya Pak? Pinter yah? Oowh jangan pernah sebut partai, jangan pernah sebut orang’. Ya saya biasa saja, ‘Oh iya, oke ke ke’. Singkat cerita Pak, kalau kita kan kadang-kadang ketemu rapat”.

Bagikan berita ini:
10
7
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar