Truk ini Sampai Salto di Tanjakan

Rabu, 16 Agustus 2017 - 21:04 WIB

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN  –   Lagi, kecelakaan terjadi di Jalan MT Haryono. Tepatnya di depan salah satu diler mobil dekat kawasan Pasar Buton. Truk pengangkut hidrolik dan besi bekas alat berat dengan nomor polisi KT 8247 LK, terbalik hingga menutupi badan jalan. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang terjadi pada Selasa (15/8) malam, sekira pukul 19.30 Wita ini.

Sopir truk, Sofian Zakaria (59) mengaku, truk bermasalah ketika menanjak. “Saya bawa dari Batakan, rencananya menuju Somber. Sekitar pukul 06.00 Wita, pas melintas di tanjakan ini, saya rasakan truk seperti kemasukan angin. Enggak kuat menanjak. Saya dan helper kemudian parkir di sini (depan diler Mazda),” terngnya.

Dia mengatakan, dirinya sudah mencoba melakukan suntik bensin namun truk telanjur mundur. Dengan wajah masih syok, lelaki yang merupakan warga Kelurahan Karang Joang itu mengatakan, dia sudah mengamankan truk. Dia juga sudah mengganjal semua ban agar tidak mundur.

“Waktu mau diperbaiki, truk malah mundur,” katanya. Dia tidak bisa berbuat apa-apa saat kendaraan dengan beban 18 ton itu meluncur bebas. “Saya diam aja. Takut ada yang kena, soalnya jalan ramai,” lanjutnya.

Beruntung tidak ada pengendara yang jadi korban. Meski ada mobil sedan yang hampir jadi korban, namun dapat segera menghindar. “Motor-motor juga, alhamdulillah, enggak ada yang kena. Dari situ saya bersyukur,” ungkap dia.

Sofian menjelaskan, sebelum terjadi trouble, tidak ada masalah dalam perjalanannya menuju Somber. Dirinya juga bingung lantaran sudah melakukan uji kir. Meski saat ditanya, dia tidak tahu kapan terakhir kali melakukannya. Sementara dari pelat kendaraan, truk biru tua itu habis masa berlaku pada Oktober 2018.

“Sudah telepon bos, katanya enggak apa-apa. Yang penting saya selamat dan tidak ada korban jiwa. Saya mau ke rumah sakit dulu. Soalnya tadi sempat minum bensin. Saya kira air putih,” jelasnya.

Dari informasi yang dihimpun Balikpapan Pos, truk sempat terguling satu kali, kemudian membuat satu jalur jalan dari arah Pasar Buton ke RS Kanujoso Djatiwibowo tidak bisa dilalui. Bahkan sejak kecelakaan, arus kendaraan dari dua arah dialihkan menjadi satu arah.

Sesaat sebelum terguling truk sempat menghantam pembatas jalan. Bahkan, satu tiang listrik ambruk, sehingga membahayakan petugas yang mengamankan lokasi. Tumpahan solar membuat jalan licin. Salah seorang saksi mata, Doni mengatakan, ada pengendara yang jatuh terpeleset. “Jadi langsung ditutup sama sekuriti perusahaan dan seorang tentara yang lewat,” katanya. (cha/k1)