Alhamdulillah, Abu Bakar Ba’asyir dapat Remisi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sebanyak 35 narapidana dengan kasus teror‎orisme mendapatkan remisi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), di Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72.

Kepala Humas Kemenkumham, Fitriadi Agung Prabowo‎ ‎mengatakan, salah satu terpidana kasus terorisme yang mendapatkan remisi adalah Abu Bakar Ba’asyir.

“Ba’asyir mendapatkan remisi 3 bulan pengurangan kurungan penjara,” ujar Fitriadi di kantor Kemenkumham, Rasuna Said, Jakarta, Kamis (17/8).

Sementara dari 35 narapidana terorisme tersebut, lima diantaranya mendapatkan remisi bebas dari Kemenkumham. Mereka adalah Agus Abullah, Mohamad Thorik, Sukardi, Oman Rochman dan Ansar Apriadi. “Jadi data yang didapat lima orang sudah bebas hari ini dapat remisi,” katanya.

Namun demikian dari 30 narapidana yang mendapatkan remisi dari Kemenkumham tersebut, Fitriadi mengaku tidak mengetahui nama-namanya. Yang ia tahu salah satunya hanya Ba’asyir. “Wah enggak dapat laporan nama-namanya cuma hanya jumlahnya saja,” pungkasnya.

Sebelumnya, pada 16 Juni 2016 Abu Bakar Ba’asyir (72) divonis 15 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah itu, dovinis hakim karena dianggap meyakinkan, menggerakkan orang lain dalam penggunaan dana untuk melakukan tindak pidana terorisme.

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri  Jakarta Selatan, Herry Swantoro mengatakan, Ba’asyir dinyatakan terbukti terlibat dalam pendanaan kegiatan terorisme, yakni pelatihan militer di Pegunungan Jalin Jantho, Aceh Besar. ‎

Dalam hal ini Ba’syir melanggar Pasal 15 jo Pasal 11 UU 15y/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. (Fajar/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...