Wali Kota Terpilih Kendari Akui Ketemu Model Seksi di Singapura, Tapi…

Minggu, Maret 24, 2019 - 12:26 pm WIB

FAJAR.CO.ID, KENDARI – Sejak sepekan lalu Walikota Kendari terpilih, Adriatma Dwi Putra (ADP) diterpa isu perselingkuhan dirinya dengan model seksi Destiya Purna Panca alias Tata. Bahkan, hubungan Tata mengaku sudah beberapa kali melakukan hubungan badan layaknya suami istri bersama ADP.

Seperti dikutip dari media inilahsultra.com ADP membantah keras tudingan Tata jika dirinya memiliki hubungan spesial dengan wanita yang juga berprofesi sebagai pengacara itu. ADP mengaku merasa heran yang pada akhirnya namanya dikait-kaitkan dengan Tata.

Berdasarkan pengakuan ADP, ia memang mengenal sosok Tata. Namun, iya mengaku tidak begitu dekat dengan Tata. Olehnya itu, ADP merasa kaget jika Tata melaporkannya ke Polda Metro Jaya seperti yang dimuat sejumlah media.

“Secara pribadi sama pelapor wanita itu tidak begitu kenal,” elaknya.

Meski demikian, ADP mengaku pernah bersua secara tak sengaja dengan Tata. Pertemuan itu lanjutnya terjadi kurang lebih dua kali dan saat itu ADP tak sendirian. “Cuma dua kali ketemu. Dan tidak sengaja. Bertiga. Biasa saja. Tidak ada apa-apa. Menurut saya apa yang spesial. Apalagi dikatakan ada hubungan khusus. Ketemunya cuma dua kali,” jelas Sekretaris DPW PAN Sultra ini.

Apakah ADP pernah bertemu dengan Tata di Singapura? ADP pun tidak membantah hal itu. Ia mengaku memang berjumpa dengan Tata di Singapura. Menurut pengakuan ADP, pertemuan di Singapura itulah momen kedua ia kembali bertatap muka dengan Destia.

Namun, lagi-lagi ADP membantah pertemuan di Singapura itu bukanlah pertemuan spesial yang mengarah pada perselingkuhan. ADP mengaku tak pernah mengadakan pertemuan khusus di hotel berdua dengan Tata. Apalagi sampai nekat melakukan hubungan suami istri.

Olehnya itu, ADP mengaku sedikit kaget mendengar pengakuan Tata bahwa dirinya  pernah meniduri model panas itu. ADP mengaku sedikitpun tak khawatir. Pasalnya, ia sama sama sekali mengklaim tak pernah melakukan hal negatif sebagaimana dituduhkan Tata.  “Saya anggap biasa sajalah orang bikin rumor,” sambungnya.

ADP pun sangat menyayangkan keterangan Tata seperti yang diberitakan sejumlah media yang menurutnya tidak sesuai dengan fakta. ADP membeberkan salah satunya adalah mengenai awal perkenalan dirinya dengan sang model.

Ia melanjutkan awal perkenalannya dengan Tata berawal dari obrolan di media social Instagram. Saat itu, Tata kerap meminta bertemu dengan dirinya. “Tiba-tiba di add di sosmed instagram. Bukan 2016 tapi 2017. Demi Allah 2017 dia add saya. Ajak ketemu Juni.  Ketemu bertiga. Tidur kapan apalagi sampai hamil,” tukasnya.

Untuk diketahui ADP dipolisikan Destiara ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pencemaran nama baik. Laporan dari model kelahiran Jakarta 23 Desember 1988 ini tercantum dalam LP/3733/VIII/2017/PMJ/Dit.  Reskrimum Tanggal 08 Agustus 2017. (Hrm/Fajar)