Kadernya Terseret Kasus ‘Enak’, Ini Kata Ketua DPP PAN

Jumat, 18 Agustus 2017 16:17

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Meski sudah ditangani oleh pihak kepolisian, Ketua DPP Partai Amanat nasional (PAN) Yandri Susanto belum mengetahui, jika kadernya Adriatma Dwi Putra (ADP) yang menjadi Walikota Kendari terpilih itu sedang berurusan dengan hukum.Adapun ADP dilaporkan oleh seorang peremupan yang mengaku sebagai pacaranya, yakni, Destiya Purna Panca atau dikenal Destiara Talita alias Tata atas tuduhan penghinaan dan pencemaran nama baik.”Kalau sampai ada laporan ke polisi, saya belum dengar,” ujar Yandri saat ditanyai JawaPos.com di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/8).Kendati demikian, Yandri menyarankan supaya ADP mengikuti proses hukum yang ada. Yakni, dengan memenuhi panggilan dari Polda Metro Jaya. “Ikuti panggilan polisi secara baik, ikuti apa adanya,” imbuhnya.Kalau pada akhirnya laporan Tata bersifat fitnah, Yandri menyarankan supaya putra mantan Wali Kota Kendari periode sebelumnya itu, balik melaporkan atas dugaan pencemaran nama baik. “Kalau arahnya pencemaran nama baik, dana ADP merasa diganggu nama baiknya, kemudian mengada-ada, ya sebaiknya, laporkan balik. Biar tidak ada orang-orang yang bermain di ranah hukum,” tegasnya.Mantan Ketua umum barisan muda PAN itu yakin polisi pun akan bekerja secara profesional. Soal jika terbukti memiliki hubungan khusus dan melakukan penghinaan terhadap Tata, Yandri belum bisa berandai-andai terhadap sanksi yang akan diberikan PAN.Namun, Yandri juga mengaku akan mengkomfirmasikan langsung kasus tersebut kepada ADP. “Soal hukum gak bisa berandai-andai. Nanti saya coba tanya Adri, benar nggak ada kasus itu,” sebut dia.

Komentar


VIDEO TERKINI