NH-Aziz “Rebut” Rekomendasi PPP, Sinyal Bahaya bagi IYL-Cakka

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz resmi berkoalisi dengan Partai Golkar untuk mengusung cagub-cawagub Sulsel, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Azis).

Koalisi itu ditandai dengan penyerahan surat rekomendasi dukungan yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP PPP Djan Faridz di Jakarta, Senin malam (21/8/2017).

Djan menyerahkan surat dukungan tersebut kepada Nurdin Halid yang didampingi Sekjen DPP Golkar, Idrus Marham.

Surat itu melampirkan nota kesepahaman antara kedua pihak, yakni DPP PPP kubu Djan Faridz dan Nurdin Halid.

Nurdin Halid melalui pesan Whatsapp membenarkan jika surat tersebut dalam bentuk surat dukungan.

Koalisi PPP kubu Djan Faridz dengan Golkar jelas berdampak pada peta politik Pilgub Sulsel 2018.

Seperti diketahui, jauh-jauh hari PPP Sulsel telah menyatakan dukungannya kepada Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka). PPP mendukung IYL-Cakka bersama PAN.

Namum, dengan adanya serah terima rekomendasi DPP PPP kepada NH-Azis di Jakarta, maka semakin menyulitkan langkah IYL-Cakka untuk menempuh jalur kuota parlemen atau jalur parpol.

Mau tak mau kubu IYL-Cakka harus bekerja keras menjajaki koalisi dengan partai lain, sebab PPP Sulsel bakal mengikut pada rekomendasi DPP, “membelot” mendukung NH-Azis.

“Saya rasa jalur independen opsi dua, namun prioritas tetap jalur partai,” terang Juru Bicara IYL, Risky Vatmala Passalo, kemarin (20/8/2017).

(*/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...