Simbol Negara Dibolak-balik, Kok Dubes Indonesia di Malaysia Diam?

Senin, 21 Agustus 2017 - 16:26 WIB
Duta Besar RI untuk Malaysia, Rusdi Kirana

FAJAR.CO.ID — Hingga kini belum ada pernyataan apapun dari Duta Besar RI untuk Malaysia, Rusdi Kirana, terkait tragedi terbalik warna bendera Indonesia dalam majalah katalog SEA Games 2017 di Kuala Lumpur.

Seharusnya, Rusdi Kirana yang pertama mengajukan protes.

Sikap kalem Duta Besar RI untuk Malaysia sontak dikiritik.

“Pengusaha besar ini mungkin belum paham bahwa duta besar bukan hanya mewakili presiden, melainkan juga wakil dari negara dan bangsa Indonesia di luar negeri,” ujar sejarawan Batara Richard Hutagalung yang juga Ketua Umum Komite Nasional Pembela Kedaulatan Negara dan Martabat Bangsa (PKNMB).

Sebelumnya, insiden bendera terbalik terkuak setelah Menpora, Imam Nahrawi, pada akun Twitter miliknya memposting foto sebuah Buku Panduan SEA Games 2017 pada halaman daftar negara yang pernah menjadi tuan rumah gelaran ajang tersebut. Terdapat kekeliruan yang sangat fatal, di mana bendera Indonesia dipasang terbalik

“Pembukaan #SEAgame2017 yg bagus tapi tercederai dg keteledoran fatal yg amat menyakitkan. Bendera kita….Merah Putih. Astaghfirullaah,” tulis Imam dalam Twitter pribadinya.

Cuitan di twitter yang diunggah pada Sabtu (19/8) malam tersebut mendapatkan banyak respon dari netizen Tanah Air hingga Malaysia buka suara. Melalui Menteri Belia dan Sukan Malaysia (Menpora dalam Indonesia), Khairy Jamaluddin, mereka menyampaikan permintaan maafnya kepada Imam melalui Twitter.

“Bapak Imam, Please accept my sincere apologies for this. Sesungguhnya tiada niat jahat. Saya amat kesal dengan kesilapan ini. Mohon maaf,” begitu tulis Khairy yang juga berstatus sebagai Ketua Panitia Penyelenggara SEA Games 2017 ini. (fajar/rmol)