Tak Undang Presiden ke Rakernas, PAN Keluar Koalisi Pemerintah?

Senin, 21 Agustus 2017 - 14:20 WIB

FAJAR.CO.ID — Hotel Jalan Pelajar Pejuang 45 Kota Bandung, lokasi pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Partai Amanat Nasional (PAN) mulai semarak sejak Senin pagi (21/8/2017).

Yang menjadi sorotan dalam Rakernas PAN kali ini adalah ketidakhadiran Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

Ada yang menyebut bahwa ketidakhadiran presiden menjadi pesan tidak langsung bahwa PAN sudah keluar dari koalisi parpol pro-pemerintah.

Ada pula yang menyebut bahwa ketidakhadiran presiden akibat tidak adanya respons dari istana.

Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menepis tudingan itu.

“Jangan negatif lah. Saya sudah lapor Pak Presiden, kami memang tidak ngundang,” kata Zulhas sapaan akrabnya, sebelum acara Rakernas.

Selain kepala negara, PAN juga tidak mengundang anggota kabinet. Zulhas beralasan, karena forum Rekernas hanya membahas masalah internal.

“Nanti yang hadir para kader. Yang buka Pak Gubernur Jabar (Ahmad Heryawan) sebagai tuan rumah,” ucapnya.

Di sisi lain, Zulhas mengaku sangat terkesan dengan penyambutan hangat warga Jabar, khususnya Kota Bandung kepada para peserta Rakesnas yang sudah berdatangan sejak kemarin.

“Saya sampaikan kepada warga Kota Bandung dan Jawa Barat terimakasih atas sambutannya. Orang Jabar ramah-ramah,” tukas ketua MPR ini.

Total ada 5 ribu kader PAN hadir di Bandung untuk mengikuti Rakernas.

“Para kader ini terdiri dari pengurus DPP, DPW, DPD,dan anggota DPR RI, DPRD serta para eksekutif dari PAN,” kata Sekretaris FPAN DPR, Yandri Susanto.

(wid/rmol/fajar)