Lagi Ngasih ‘Jatah’ ke Istri, Mertua Malah Suruh ke Pasar, Akhirnya…

Sabtu, 26 Agustus 2017 20:16

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Upaya Sephia, 28, dan ibunya, Mira, 52, untuk memperalat Donwori, 34, selalu lewat banyak cara. Kedua anak dan ibu itu memanfaatkan tenaga Donwori untuk bekerja super keras. Bahkan, aktifitas ‘bercinta’ pun harus berhenti saat si mertua menyuruhnya belanja. Pokoke kapan pun harus selalu siap grak.Tidak boleh ada penolakan. Jika Donwori menolak, istri dan mertuanya bakal menghukumnya. Jenis hukumannya aneka macam. Mulai dari tidak memberinya makan hingga tidak diberi ‘jatah’ ho ho hi he.Setahun dua tahun, pria asal Magetan itu mau saja dan bahkan memilih diam. Lambat laun, Donwori mulai geram. Karena sudah tidak betah, akhirnya Donwori memilih mengajukan talak cerai di Pengadilan Agama (PA), Klas 1A Surabaya, awal Agustus lalu. “Saya kurang sabar apa?  Saya kerja, eh malah disuruh resign. Disuruh bantuin ibu jaga warung. Karena waktu itu ibu hamil. Tapi, suwe-suwe kok kebablasan.  Aku kayak pembantu dan minta makan saja,” kata Donwori.Mulanya, Donwori menerima keadaan itu dengan ikhlas. Ia berusaha sabar lantaran istrinya juga dalam keadaan hamil. Lambat laun, Donwori akhirnya mulai geram juga karena mertua dan istrinya suka main ancam dan tidak pernah tahu waktu.

Bagikan berita ini:
1
7
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar