Ngaku Polisi, Cabuli Gadis di Bawah Umur

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Dahlia (nama samaran) tengah dirundung duka karena ulahnya. Minuman keras (miras) membuat gadis 16 tahun asal Wiyung, Surabaya, itu nyaris menjadi korban pemerkosaan. Saat sedang teler, gadis belia tersebut dicabuli Muzaki. Pria bejat itu mengaku-ngaku sebagai polisi.

Cerita berawal saat korban dan dua teman perempuannya bermain ke Kota Baru Driyorejo (KBD), Gresik. Memang, di KBD banyak anak muda yang nongkrong. ’’Mereka datang pukul 19.30,’’ ujar Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris.

Nah, malam itu Dahlia dan dua temannya membeli miras jenis cukrik. Alasannya, ingin coba-coba. Setelah menenggak miras, Dahlia teler berat karena paling banyak minum. Dua temannya mencari bantuan. ’’Dua teman laki-lakinya datang dan membopong korban,’’ jelas Harris.

Dengan motor, Dahlia hendak diantarkan pulang ke rumahnya. Namun, motor mereka dihentikan seseorang yang menggunakan motor. Belakangan diketahui, pria yang menghentikan itu adalah Muzaki. ’’Berhenti! Saya dari polisi,’’ ungkap Muzaki saat di Mapolresta Sidoarjo.

Nyali dua teman laki-laki Dahlia itu pun ciut. Mereka gugup. Muzaki pun memanfaatkan kesempatan. ’’Perempuan itu mabuk, ya? Di mana rumahnya? Biar saya bawa ke rumah sakit dulu,’’ ujar Muzaki.

Korban dipindah ke motor pelaku. Meski begitu, dua teman pria korban tetap membuntuti dari belakang. Mereka khawatir. Apalagi yang memboncengkan korban adalah orang yang tidak dikenal. ’’Sesampai di simpang tiga Cangkir, Driyorejo, teman korban kehilangan jejak. Pelaku ngebut,’’ tutur Harris.

Ternyata, Muzaki tidak membawa Dahlia ke rumah sakit. Namun, dia mengajak Dahlia ke sebuah penginapan di kawasan Bungurasih, Waru. Muzaki memesan kamar. Pelaku berdalih korban adalah adiknya yang sedang tidak enak badan. Nah, di dalam kamar, pemuda 21 tahun itu mulai melancarkan aksi bejatnya.

Namun, tidak lama kemudian, Dahlia tersadar. Dia spontan berteriak-teriak. Pelaku pun kaget. Dahlia lalu berlari ke luar kamar. Muzaki lantas mengejar. Pemuda asal Trosobo, Taman, Sidoarjo tersebut berusaha menenangkan korban. Namun, di luar penginapan, Dahlia sudah mengadu ke sejumlah tukang ojek yang mangkal. ’’Laki-laki ini menculik saya,’’ ujar Dahlia sembari menunjuk Muzaki kala itu.

Muzaki pun tersudut. Dia lantas dilaporkan ke polisi. Pemuda yang sehari-hari menjual sandal di Pasar Sepanjang, Sidoarjo tersebut mengungkapkan, aksi bejat itu dilakukan secara spontan. Malam itu, dia hendak ke KBD untuk kulakan. Eh, di tengah perjalanan, dia melihat korban dan teman-temannya. ’’Lihat perempuannya mabuk, tiba-tiba ingin membawanya,’’ katanya lirih.

Lantas, mengapa ingin berbuat cabul? Muzaki mengaku kerap menonton video porno di warnet. ’’Tapi, belum sampai bersetubuh,’’ ujar. (Fajar/JPG)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...