PPP Sulsel Kubu Djan Ogah Ulang Kesalahan pada Pilgub 2013

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Sekretaris DPW PPP Sulsel kubu Djan Faridz, Muhammad Nasrun, mengatakan, kini partainya seolah terlupakan oleh pasangan Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu’mang. Bak angin lalu, lanjutnya, PPP terabaikan pasca-pasangan berjargon “Sayang” itu menang pada Pilgub Sulsel 2013.

Diketahu, SYL-Agus pada pilgub lalu diusung koalisi besar. Koalisi Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Damai Sejahtera (PDS), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pasangan yang kala itu akrab dengan jargon Sayang Jilid II meraih suara 52,42 % dari 4.294.960 suara sah. Ada 6.279.350 pemilih yang terdaftar di Pilgub 22 Januari 2013 lalu.

Berkaca dari pengalaman, Nasrun menegaskan bahwa partainya tak mau mengulang kesalahan yang sama untuk Pilgub Sulsel 2018 mendatang. Nasrun pun menegaskan dukungannya kepada pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz). Ia menyatakan akan all out memenangkan pasangan tersebut.

“Kami yakin dengan dukungan teman-teman PPP ini (kepada NH-Aziz). Saya kira kita bisa sama-sama komitmen,” kata Nasrun, Sabtu (26/8/2017).

“Kami berharap, bahwa dukungan kami ini jangan seperti (Pilgub 2013) dulu lagi, bahwa kita hanya euforia mendukung tapi setelah selesai kita dianggap angin berlalu,” ujarnya menambahkan.

Ia mengungkapkan, pihak PPP saat mengusung pasangan SYL-Agus memiliki peran yang terbilang penting dan mempunyai andil memenangkan “Sayang jilid dua” kala itu. Namun, lanjutnya, setelah menang pihaknya seolah terlupakan oleh incumbent.

“Seperti sebelumnya kan kita dukung SYL satu periode, yang terakhir. Tetapi yah, seperti itu saja, (padahal) PPP terlibat langsung mendukung SYL. Artinya, kan paling tidak diperhatikanlah. Jangan setelah kita bantu menangkan, tapi hanya disapa saja,” tuturnya.

“Artinya, harus ada perhatian terhadap semua teman-teman yang mendukung,” jelasnya menambahkan.

Ia pun menjelaskan PPP ingin mendukung NH-Aziz pada Pilkada 2018 mendatang karena pasangan ini punya komitmen kuat membangun masyarakat. Khususnya dalam program membangun kampung ala Nurdin Halid.

“Kita mau bangun komitmen dengan Pak NH. Teman-teman di daerah, betul-betul mau membantu, apalagi dengan program membangun kampung, itu yang perlu kami untuk terlibat penuh,” ungkapnya. (rls/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...