Nikah Usai Lebaran, tapi Kebelet, Akhirnya “Setor” Duluan

Minggu, 27 Agustus 2017 - 20:17 WIB

FAJAR.CO.ID, NUNUKAN – Kedua sejoli ini, Aco dan Becce (nama disamarkan) sudah beberapa minggu lamanya tinggal satu atap di Jalan Pembangunan, Nunukan. Acara nikah yang ditunda hingga usai Hari Raya Iduladha, membuat kedua pasangan ini sepakat tinggal serumah sambil menunggu orang tua Becce pulang dari tanah Suci.

Namun dirasa mengganggu ketenangan warga sekitar, keduanya pun dilaporkan ke pihak berwajib. Alhasil, kedua sejoli tanpa ikatan nikah ini diamakan tim Puma 121 Polsek Kota Polres Nunukan. Kedua pasangan tersebut dicokok di satu rumah kontarakan di Kelurahan Nunukan Barat.

“Berdasarkan laporan masyarakat, ada pasangan remaja kumpul kebo kontarakan di Jalan Pembangunan,” ucap Kpaolres Nunukan AKBP Jefri Yuniardi, melalui Kapolsek Kota Nunukan AKP M. Saleh Wahidi.

Dilanjutkannya, setelah menerima laporan tersebut, anggota tim Puma 121 Polsek kota Nunukan langsung mendatangi kamar kontrakan teersebut. Saat diperiksa di dalam kontrakan tersebut, didapati pasangan sejoli.

“Tim kami pun langsung bergerak cepat dan menemukan laki-laki yang tidak mempunyai kartu identitas berumur 20 tahun yang bekerja sebagai buruh serabutan. Dia hidup sekamar dengan perempuan yang masih berumur 17 tahun,” katanya.

Lebih lanjut dia menuturkan, tim Puma 121 Polsek Kota Nunukan yang sudah menemukan kedua pasangan sejoli tersebut langsung melakukan interogasi. Dari pernyataan kedua pasangan tersebut, mereka tinggal atas sepengetahuan kedua orang tua.

“Dari pengakuan mereka kalau orang tuanya sudah tahu mereka tinggal serumah. Karena mereka akan nikah kalau sudah pulang orang tua cewek ini dari tanah suci. Tapi walau pun mau menikah, tetap tidak bisa tinggal serumah karena belum resmi, itu tetap dilarang,” tutur Saleh pada Kaltara Pos Jumat (25/8).

Keduanya pun tetap digelandang ke kantor polisi. Terlebih usia si Becce dinilai masih di bawah umur. “Walau pun itu sudah bisa menurut agama kalau menikah di usia 17, tapi kalau menurut kami itu masih di bawah umur. Jadi kami bawa ke Polsek untuk dimintai keterangan dan menghubungi kedua orang tua mereka,” tutupnya. (*/ica)