Jaringan Politik NH di Pusat Adalah Kekuatan Membangun Sulsel Baru

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Dukungan bagi pasangan Nurdin Halid (NH)-Aziz Qahhar Mudzakkar pada Pilgub Sulsel 2018 terus mengalir. Tidak hanya dari Golkar, parpol lain telah memberikan sinyal untuk bergabung.

Teranyar, PPP versi Djan Faridz secara resmi menyatakan dukungan. Pasangan NH-Aziz memang dijagokan meraih dukungan dari parpol koalisi istana.

Pengamat politik dari Insert Institute, Muhammad Haris, menyatakan, dukungan dari parpol koalisi istana memang berpeluang jatuh ke pasangan NH-Aziz. Sosok NH menjadi kuncinya.

NH dipandang sebagai tokoh berpengaruh di kancah politik nasional, terutama dalam membangun koalisi istana. Bersama sang ketua umum, Setya Novanto, NH merupakan figur Golkar yang mati-matian mendukung Jokowi pada Pilpres 2019.

Berbekal "kedekatan" dengan istana ditambah jejaring politik di pusat, NH diprediksi tidak akan kesulitan mengamankan koalisi istana pada Pilgub Sulsel 2018.

"Saya melihat Pak Nurdin Halid mampu menyatukan visi koalisi istana di pusat. Itu tidak mudah dan inilah kelebihan Pak Nurdin. Karena itu, koalisi istana ini sepertinya akan mudah terwujud di pilgub Sulsel," kata Haris di Makassar, Senin (28/8/2017).

Menurut Haris, keyakinan NH-Aziz didukung koalisi istana juga dilatarbelakangi fakta bahwa NH memiliki kedekatan dengan petinggi parpol di pusat. Maklum, mantan Ketua PSSI tersebut menjabat Ketua Harian DPP Golkar.

Pengaruh NH di pusat, sambung dia, juga membuat sejumlah program populisnya mampu direalisasikan, meski terkadang terdengar cukup sulit bagi masyarakat awam.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor :


Comment

Loading...