Nama Madrasah Berganti, Guru dan Fasilitas Tetap Sama

Senin, 28 Agustus 2017 - 09:02 WIB
Gerbang MTsN Model Pare. (Foto: M FIKRI ZULFIKAR - RadarKediri/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri mengubah nama dan angka pendirian lembaga pendidikan di bawah naungannya. Itu mulai madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs), dan madrasah aliyah (MA).

Pergantian sudah dilakukan tahun lalu dan berlaku pada tahun ajaran ini. Seperti MTsN Model Pare menjadi MTsN 1 Kediri. Perubahan tersebut berefek pada operasional hingga administrasi.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri menerangkan, perubahan ini berdasar Keputusan Menteri Agama (Kepmenag) Nomor 675/2016 tentang perubahan nama MAN, MTsN, MAN di Jawa Timur (Jatim). “Sebenarnya keputusan ini sudah turun tahun lalu. Tapi efektif berlaku pada tahun ajaran baru ini,” terang Humas Kemenag Kabupaten Kediri Paolo Jose Ximenes.

Beberapa lembaga pendidikan yang terimbas kepmenag itu, di antaranya terdapat tiga MIN, delapan MTsN, dan lima MAN di Kabupaten Kediri. Karena sudah berganti nama, administrasi madrasah-madrasah itu pun terimbas.

Sehingga terdapat beberapa perbedaan administrasi dan operasional madrasah dahulu dengan sekarang. Perbedaan tersebut seperti terdapat pada stampel resmi madrasah yang namanya berubah.

“Stampel mulai tahun ajaran baru ini sudah berubah. Seperti yang jika dulunya bertuliskan MTsN Pare, menjadi MTsN 1 Kediri,” ungkap humas berkacamata tersebut.

Perubahan angka ini, menurut Paolo, berdasarkan urutan tahun pendirian madrasah. Karena MTsN Pare adalah madrasah pertama yang berdiri di Kabupaten Kediri maka berhak mendapatkan nama MTsN 1 Kediri. Sedangkan untuk MTsN Kanigoro yang urutan kedua tahun pendiriannya, namanya berganti menjadi MTsN 2 Kediri.

Walaupun secara administrasi sudah dimulai dengan nama baru, namun beberapa madrasah untuk penanda plang di gapura masih menggunakan nama yang lama. “Masih dalam proses sosialisasi lagi,” urai humas asal Timor Leste ini.

Belum digantinya nama di gapura ini karena masyarakat masih familier dengan nama madrasah yang lama. Sehingga saat penerimaan siswa baru kemarin tidak terdapat kekeliruan saat hendak mendaftar di madrasah yang diinginkan. Masyarakat bisa mengenal nama madrasah tersebut dengan nama lama.

Namun Paolo menerangkan, beberapa nama ada yang sudah diganti di plangnya. “Semua sudah mulai sosialisasi sejak keputusan ini turun. Mereka sosialisasi dari acara-acara intern seperti saat pelepasan siswa hingga milad,” urainya.

Walaupun beberapa sudah terkenal dengan nama lama karena prestasi atau image-nya bagus, Paolo menyatakan, semua madrasah diwajibkan mengganti nama atas surat kepmenag tersebut. Sebab sifatnya instruksi dari pusat. “Hanya namanya saja yang berubah. Guru dan fasilitas lain tetap sama,” tegasnya. (fiz/ndr)

 

Daftar Madrasah Berubah Nama di Kabupaten Kediri

  • Nama Dahulu — Nama Baru
    MIN Kanigoro, Kras — MIN 1 Kediri
    MIN Doko, Gampengrejo — MIN 2 Kediri
    MIN Plosolor, Plosoklaten — MIN 3 Kediri
    MTsN Model Pare — MTsN 1 Kediri
    MTsN Kanigoro, Kras — MTsN 2 Kediri
    MTsN Purwoasri — MTsN 3 Kediri
    MTsN Grogol — MTsN 4 Kediri
    MTsN Kandat — MTsN 5 Kediri
    MTsN Puncu — MTsN 6 Kediri
    MTsN Jombang Kauman, Kepung — MTsN 7 Kediri
    MTsN Pagu — MTsN 8 Kediri
    MAN Kediri, Tarokan — MAN 1 Kediri
    MAN Purwoasri — MAN 2 Kediri
    MAN Kandangan — MAN 3 Kediri
    MAN Krecek, Badas — MAN 4 Kediri
    MAN Kandat — MAN 5 Kediri

(rk/fiz/die/JPR)