Sapi Mendadak Mati Akibat Antraks, Satu Desa di Sulsel Diisolasi

Senin, 28 Agustus 2017 - 16:32 WIB

FAJAR.CO.ID — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros melalui Bidang Peternakan melakukan isolasi wilayah di Desa Rompegading Kecamatan Cenrana. Penyebabnya adalah dua ekor hewan ternak sapi setempat dinyatakan positif terjangkit antraks,

Hal itu disampaikan langsung Kepala Bidang Peternakan, Musyawarah Achmad, Senin (28/8/2017).

Dia mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, hasilnya dua ternak sapi yang mati mendadak di Rompegading positif antraks. Sedangkan dua ekor lainnya tidak.

“Untuk yang di Kecamatan Lau juga hasilnya negatif. Kemungkinan kematian sapi itu karena mengonsumsi bahan kimia,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Musyawarah, tim sudah turun melakukan penanganan pengobatan dan bangkai.

“Jadi kami dari Dinas Pertania Bidang Peternakan bersama dengan Dinas Peternakan Provinsi sudah turun melakukan penanganan pengobatan dan bangkai,” jelasnya.

Dia juga mengaku telah menyampaikan kepada pihak pemerintah setempat dalam hal ini kepala desa agar tidak ada ternak yang keluar masuk dan dilakukan pengawasan yang ketat.

“Kita lakukan isolasi wilayah sambil melakukan pengobatan dan menuntup lalu lintas ternak. Jadi tidak dibolehkan ada ternak yang keluar masuk selama 21 hari, terutama di ring 1” katanya. (rin/fo/fajar)