Karena Pesimis, Istri Novel Baswedan Desak Bentuk Tim Pencari Fakta, Begini Jawaban Polisi

Selasa, 29 Agustus 2017 - 11:28 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Istri dari Novel Baswedan, Rina Emilda pesimis terhadap kinerja Polri yang sementara menyelidiki motif dibalik penyiraman air keras terhadap suaminya itu. Apalagi beredar kabar, ada keterlibatan jenderal polisi.

Atas dasar itu, Rina mengusulkan kepada pemerintah untuk segerah membentuk Tim Gabunga Pencari Fakta (TGPF)

Menyikapi hal itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan, pada intinya antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi telah bersama dalam pengusutan kasus itu. Namun memang sampai sekarang belum ditemukan titik terang.

“Dengan menggunakan metode induktif, sampaiĀ  sekarang kami belum menemukan motif penyiraman. Kira-kira motif apa atau dalam pekerjaannya apa yang kami lakukan penyelidikan,” terangnya di Polda Metro Jaya, Selasa (29/8).

Dia menyebut TGPF itu tak perlu dibentuk. Yang terpenting menurutnya, saat ini adalah fokus saja dalam penyidikan. Terkait pesimistis istri Novel, dia juga membantah hal itu, Polri kata dia sampai detik ini terus bekerja.

“Kami sudah lakukan pemeriksaan. Tidak benar polisi tidak melakukan apa-apa. Setiap kegiatan ada progres dan setiap saat ada,” tegasnya.

Koordinasi dengan KPK juga kata dia telah dilakukan. “Kami sudah membuat ruangan koordinasi, dan kami ingin melihat sejauh mana perkembangan hari per hari dan bulan per bulan,” tambahnya.

Untuk perkembangan kasus terbaru kata Argo, mereka telah memeriksa orang pertama yang menemukan cangkir yang digunakan pelaku menyiram Novel dengan air keras.

“Penyidik ingin tahu, bagaimana proses pengambilan cangkir, menggunakan sarana apa? Apakah menggunakan kain ditaruh di rumah korban, atau tangan kosong,” tukasnya. (JPG/Fajar)