Targetnya Janda, Omzet Dukun Cabul Ini Capai Rp. 3 Juta Lebih Perbulan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Praktik dukun abal-abal yang dilakukan Suhadak, 62, Warga Karanglangit, Lamongan ini memang bisa bikin geleng-geleng. Masalahnya praktik dukun abal-abal yang dijalankan pria yang sebelumnya menjadi sopir itu cukup gede. Omzet dukun abal-abal itu mampu meraih omzet mencapai Rp 3 juta perbulannya.

Tidak hanya itu, informasi yang diperoleh Radar Surabaya, menyebutkan jika Suhadak alias Mbah Kaji ini mendapatkan duit sebanyak itu dengan cara keliling dari warung ke warung. Tujuannya untuk  menawarkan jasanya sebagai dukun dengan tarif konsultasi Rp 50 ribu hingga Rp 3 juta.

“Omzet perbulannya mencapai Rp 3 juta. Bahkan bisa lebih, karena dia selalu berkeliling dan menawarkan jasa dari warung satu ke warung lain,” ujar Kapolsek Pakal, Komisaris Polisi (Kompol) I Gede Suartika, Selasa (29/8).

Bahkan menurut pengakuannya, pelaku telah beroperasi di tiga kota pinggiran di wilayah Jatim. Diantaranya Lamongan, Gresik, dan pinggiran Surabaya. Semuanya dilakukan dengan cara gerilya dari warung ke warung. Adapun sasarannya rata-rata janda yang membuka warung kopi atau warung makanan di pinggiran kota.

Salah satu korban yang turut melapor ke Polsek Pakal adalah UHS, 51, warga Jalan Veteran Gang 3 B, Singosari, Kebomas, Gresik, yang tertipu  Rp 500 ribu. Pengakuan korban memang sudah mengenal tersangka tiga bulan silam.

Tersangka mendatangi warung dengan dalih minum kopi. Kemudian menerawang di warung korban dan menganggap ada penunggu yang menyebabkan warung sepi. Tersangka menawarkkan jasa bisa membuat laris dengan ongkos satu kali praktik Rp 300 ribu.

Namun sudah dua kali dilakukan praktik pengusiran roh jahat dan menaburkan sesaji ke dalam warung. Namun warung tetap tidak ramai. Hingga akhirnya korban curiga dan melaporkan tersangka ke Polsek Pakal.

Pelapor lain asal Semarang RS, 42, yang membuka warung di Gresik, mengaku tersangka melakukan pencabulan. Karena tersangka telah mencabut bulu kemaluannya dan memegang kemaluan korban. “Tersangka bakal dijerat Pasal 378 dan 281 KUHP tentang Penipuan dan Perbuatan Cabul. Ancaman hukumanya bisa lebih dari lima tahun,” pungkasnya. (Fajar/JPR)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...