Investasi Baru Terealisasi Rp1.494 Triliun

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat terdapat rencana investasi hingga Rp 4.837 triliun sepanjang 2015 hingga semester pertama 2017. Namun, baru Rp 1.494 triliun atau 30,9 persen yang dapat direalisasikan. Tahun ini, pemerintah menargetkan realisasi investasi Rp 678,8 triliun. Meski begitu, selama ini rasio realisasi investasiterhadap komitmen investasi masih sangat rendah. Untuk menggenjot realisasi investasi tahun ini, BKPM melakukan reorientasi dan restrukturisasi organisasi. Kedeputian Bidang Kerja Sama Penanaman Modal yang sebelumnya berorientasi pada kegiatan kerja sama luar negeri diubah menjadi berfokus pada kegiatan kerja sama di dalam negeri, khususnya daerah. Kepala BKPM Thomas Lembong mengungkapkan, salah satu kendala adalah beragamnya perizinan di daerah yang menghambat realisasi. ’’Jadi, perlu standardisasi perizinan-perizinan yang dikeluarkan di daerah,’’ katanya setelah pelantikan pejabat eselon II BKPM di kantornya, Selasa (29/8). Pihaknya pun melakukan reorientasi dan restrukturisasi untuk menjawab berbagai keluhan investor tentang karut-marutnya pelayanan investasi di daerah. ’’Ada yang sudah sangat baik sekali, tapi banyak yang masih menggunakan paradigma kuno. Akhirnya, mereka menjadi bagian dari masalah dan menghambat realisasi investasi,’’ ujarnya. Thomas menuturkan, reorientasi dan restrukturisasi diharapkan bisa meningkatkan realisasi investasi di daerah. Selain itu, hal tersebut mampu memperkuat penyelenggaraan pelayanan perizinan dan non-perizinan yang telah ada di pelayanan terpadu satu pintu atau PTSP pusat.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan