Kepala Sekolah Gantung Diri, Tinggalkan Surat Wasiat


Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengakui bahwa korban mengalami depresi berat akibat statusnya sebagai tersangka. Sehari sebelum mengakhiri hidupnya, MJ sempat bercerita kepada Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Balikpapan Muhaimin, jika dugaan pelecehan itu tidak pernah dia lakukan.“Kami prihatin dan sedih. Sepertinya waktu ketemu Kadisdik dia bisa lebih tenang. Memang menurut Kadisdik, beliau (MJ, Red) agak stres berat. Tapi dia menyatakan bahwa beliau tidak melakukan itu (pelecehan, Red). Tidak mengira bahwa tiba-tiba beliau begitu (baca: bunuh diri),” katanya kemarin (29/8).Rizal mengatakan, korban seharusnya melakukan pembelaan apabila merasa tidak bersalah kepada pihak yang berwajib. Namun, MJ lebih memilih mengakhiri hidupnya dengan cara tragis.“Kadisdik sudah memberi semangat. Kalau dia tidak melakukan, kan dia harus melakukan pembelaan. Karena nantinya harus dihadapi situasi (proses hukum, Red) ini,” ujarnya.Rizal meminta masyarakat lebih bijak dalam menilai sebuah informasi. “Memohon kepada masyarakat jangan memvonis kalau belum resmi. Kita serahkan semuanya kepada aparat hukum,” ungkapnya.Atas kejadian ini, pihaknya berencana akan melakukan sosialisasi kepada seluruh guru yang ada di Balikpapan agar tidak melakukan tindakan kekerasan pada murid, baik itu secara fisik maupun tindakan seksual.“Kami sudah mengingatkan beberapa kali kepada sekolah untuk tidak melakukan kekerasan baik fisik maupun orientasi seksual. Mungkin kami akan lakukan sosialisasi lagi untuk mengingatkan semua pihak untuk lebih hati-hati. Saya juga tadi pagi datang melihat jenazah beliau,” terangnya. (Fajar/jpg/JPC)

Komentar

Loading...