Sekian Banyak Presiden, Freeport Hanya Tunduk pada Jokowi

FAJAR.CO.ID -- Langkah Freeport yang akhirnya menyetujui pelepasan 51 persen sahamnya (divestasi) ke Indonesia secara bertahap menuai komentar positif.

Menurut Direktur Eksekutif Indo Barometer, Mohammad Qodari keputusan Freeport tersebut tak lepas dari keberanian Presiden Joko Widodo.

"PT Freeport yang dianggap begitu berkuasa, bahkan untouchable baik di masa Presiden Soeharto maupun presiden-presiden lainnya, ternyata tunduk pada Pak Jokowi," kata Qodari kepada wartawan di Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Hal tersebut menurutnya terlihat dari pernyataan pimpinan tertinggi Freeport McMoran yang menyatakan menghargai kepemimpinan Presiden Jokowi.

"Ini adalah bukti keberanian dan kepimpinan Jokowi yang tegas dalam membangun kekuatan ekonomi Indonesia," puji Qodari.

Chief Executive Officer (CEO) Freeport McMoRan Inc Richard Adkerson sebelumya mengungkapkan, keputusan Freeport mau melepas 51 persen saham tak lepas dari kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

"Kami menghargai kepemimpinan Bapak Joko Widodo," ujar Adkerson dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.

Selain itu, Adkerson juga mengatakan sudah mendengarkan keinginan dan tujuan Presiden Joko Widodo yang disampaikan oleh sejumlah menteri yang terkait dengan perundingan Freeport.

Menurutnya, persetujuan dengan pemerintah Indonesia akan bermanfaat bagi kelanjutan bisnis Freeport di Indonesia. Apalagi Freeport berencana menggelontorkan investasi 20 miliar dolar AS untuk tambang bawah tanah. Dana itu dibutuhkan untuk menyuntik bisnis Freeport yang sedang lesu.

"Kami akan punya waktu untuk memulihkan investasi," kata dia.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor :


Comment

Loading...