Ternyata Pengamanan Aksi 212 Kuras Anggaran Polri

Rabu, 30 Agustus 2017 - 10:28 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Polda Metro Jaya enggan berkomentar banyak soal ucapan Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto yang menyebut bahwa anggaran satu tahun Polri habis hanya untuk menjaga kegiatan aksi 212 beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pihaknya tidak tahu jelas berapa jumlah anggaran untuk melakukan pengamanan aksi bela Islam tersebut.

Yang jelas kata dia, anggarannya memang cukup besar. Soalnya aksi tersebut melibatkan pengamanan anggota yang cukup banyak

“Anggarannya (212) memang besar untuk makan anggota dan sebagainya sudah ada disitu,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (30/8).

Namun, saat disinggung soal estimasi biaya, dirinya pun enggan membeberkan. Lantaran, ia tidak mau mengomentari lebih jauh karena yang lebih tau tentang anggaran tersebut pimmpinnya.

“Saya gak tau ya. Masak saya ngomentarin pimpinan saya (Kabareskrim). Hanya biro perencanaan dan pimpinan saja yang tau,” tutup Argo sambil masuk kedalam Gedung Main Hall Polda Metro.

Sebelumnya, Kabareskrim Komjen Ari Dono menyebut, salah satu kegiatan yang menguras anggaran Polri adalah dalam pengamanan unjuk rasa pada Aksi Bela Islam 212 pada medio Desember tahun lalu. Anggaran yang diserap untuk pengamanan kegiatan tersebut sangat besar, hampir memhabiskan anggaran untuk satu tahun.

Menurut Ari, agar hal itu tidak terulang, pihaknya bakal mengurangi pos anggaran yang berpotensi bengkak dan membebani kepolisian. Dalam hal ini, dia akan lebih memperdayakan fungsi intelijen untuk melakukan tindakan pencegahan.

“Lebih baik mencegah dari pada harus bertindak, karena biayanya tinggi sekali. Seperti 212 itu, satu tahun anggaran sudah habis di depan,” kata Ari Dono. (Fajar/pojoksatu)