Mengharukan! Ini Isi Surat Ahok untuk Najwa Shihab

Kamis, 31 Agustus 2017 - 20:48 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Beberapa bintang tamu diundang untuk menjadi host dalam acara episode terakhir Mata Najwa, Rabu (30/8/2017).

Ya, di episode terakhir ini, Najwa Shihab tidak bertindak selaku pembawa acara. Sebaliknya, ia justru menjadi narasumber yang diwawancarai bintang tamu.

Para bintang tamu memberikan pertanyaan kepada Najwa Shihab di acara bertajuk “Catatan Tanpa Titik” itu. Di antaranya putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabumingraka, Sudjiwo Tedjo, Tompi, dan Glen Fredly.

Beberapa tokoh lainnya yang pernah menjadi bintang tamu dalam acara Mata Najwa tidak bisa hadir dengan berbagai alasan. Salah satunya, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ahok tak bisa hadir karena masih menjalani proses hukum di Mako Brimob. Meski begitu, Ahok tetap menaruh apresiasi tinggi kepada Najwa. Ia pun mengirimkan surat untuk Najwa Shihab yang dibacakan dalam episode terakhir Mata Najwa.

Dalam suratnya, Ahok mengatakan bahwa Nana (panggilan akrab Najwa Sihab) adalah sosok yang profesional. Dia adalah seseorang yang ingin memberikan kebenaran melalui beberapa pertanyaan tajam.

Ahok menyampaikan terima kasihnya karena sering diundang dalam acara Mata Najwa yang dipandu langsung oleh Najwa Sihab. (Fajar/Pojoksatu)

Berikut surat Ahok yang ditulisnya di Mako Brimob Kelapa Dua Depok.

“Selembar catatan Ahok buat Mata Najwa & Nana”

Mako Brimob, 16-8-2017

Saya termasuk yang sering diundang di acara Mata Najwa (Geer dikit :)) yang pasti banyak pendukung jadi pro dan kontra jika saya hadir, kenapa? Karena Najwa akan bertanya dgn tajam dan akan memancing atau memojokkan kita yang kuatirkan memberi kesan kita salah atau bohong.

Bagi saya, Nana seorang yg profesional dan tidak ngeyel terus memberi kesan menekan. Nana hanya ingin pemirsanya mendapatkan kebenaran dan pertanyaan-pertayaannya yg tajam tentu saja dgn tatapan mata Najwa yg khas.

Saya bersyukur acara Mata Najwa membuat saya tampil apa adanya dan tentu menjawab apa adanya.

Hadapi pertanyaan dan tatapan mata Najwa, hanya satu kuncinya, kita harus jawab sesuai dengan yang ada di hati/nurani. Mulut dan otak harus sama. Di situ Nana dan penonton akan terima semua jawaban kita.

Saya doakan Nana sukses dan penuh suka cita di mana pun dia berkarya. Tuhan memberkatimu, Nana.

ttd
BTP