Pemerintah Sudah Bersikap dan Beri Solusi bagi Rohingya


FAJAR.CO.ID — Sangat deras desakan dari bawah kepada pemerintah Indonesia untuk bersikap terkait pembantaian etnis Rohingya di Myanmar. Walau demikian, bukan berarti pemerintah menutup telinga dan mata.Masalah Rohingya sudah disikapi pemerintah, juga dengan menawarkan solusi bagi kaum minoritas yang tertindas di negaranya itu.Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Priansari Marsudi, mengaku sudah bertemu dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Antonuo Guterres, pada Jumat malam (1/8/2017). Dalam pembicaraan itu Guterres mengapresiasi Indonesia lantaran berperan dalam membantu etnis Rohingya.Selain itu, Retno juga menyampaikan seruan untuk menghentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya. “Semua kekerasan harus dihentikan, proteksi harus diberikan kepada semua umat,” jelas Menlu.Jauh sebelumnya, Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) juga telah menawarkan solusi untuk menampung pengungsi Rohingya yang dibantai di negaranya, Myanmar, dan diusir oleh tetangga, Bangladesh.Ketua Aspeksindo, Muh Basli Ali, menerangkan bahwa keseriusan menampung pengungsi Rohingya dibuktikan dengan menyiapkan pulau siap huni. Pulau yang juga dilengkapi fasilitas dan keperluan untuk menyambung hidup.“Kita siapkan pulau, lengkap perahu nelayan, jaring, masjid, rumah, dan sekolah,” tutur Basli Ali kepada FAJAR.co.id, beberapa waktu lalu.Dengan fasilitas yang lengkap seperti itu, pengungsi Rohingya bisa melanjutkan harapan hidup di Indonesia yang lebih cerah dan tentu saja lebih aman.

Komentar

Loading...